Ada beberapa persyaratan dibuat PT Liga Indonesia Baru (LIB) selaku operator kompetisi kepada pemain, sebelum mereka berlaga di kompetisi mendatang. Salah satunya adalah hasil tes medis dari masing-masing klub, baik itu untuk pemain lokal maupun asing. Jika pemain dinyatakan tak bermasalah dan tak ada jejak rekam medis yang membahayakan, seperti penyakit jantung dan sebagainya, maka pemain bersangkutan dinyatakan layak bermain.

Hal ini pun berlaku untuk seluruh pemain Borneo FC Samarinda. Dalam beberapa hari terakhir, pemain secara bergiliran diperiksa kesehatannya oleh dokter tim.

"Seperti biasa sebagai bentuk persyaratan pemain terdaftar di kompetisi, pihak operator meminta semua tim menyerahkan hasil tes medis baik lokal maupun pemain asing. Saat ini semuanya sudah berlangsung. Pemaian diperiksa secara bergantian,” ujar Hadi Wijaya, dokter tim Borneo FC Samarinda.

Dijelaskannya, dalam pemeriksanaan rekam jejak medis yang dilakukan, ada kejadian lucu dialami. Sebab ternyata ada beberapa pemain yang justru takut saat akan disuntik. Padahal di lapangan pemain tersebut dikenal sangat keras saat bermain.

"Meskipun mereka garang di lapangan, ada juga pemain yang takut dengan jarum suntik. Yang jelas pemeriksaan yang dilakukan meliputi tes darah, urine, rekam jantung dan banyak lagi tahapannya," terang Hadi.

Dari hasil pemeriksaan tersebut, Hadi menegaskan tak ada pemain yang punya rekam jejak mengkhawatirkan dari sisi kesehatan. Artinya seluruh pemain dinyatakan sehat dan siap berlaga di Liga 1 yang dikenal sangat panjang dan melelahkan.

"Alhamdulillah tidak ada rekam media yang mengkhawatirkan dari pemain Borneo FC. Mereka siap secara fisik dan siap bertanding untuk kompetisi nanti," terangnya lagi.

Hasil pemeriksaan dari tim dokter klub jelas sangat penting sebagai bahan masukan ke PT LIB. Sebab operator kompetisi tak bisa memeriksa satu persatu pemain yang akan bertanding. Itulah sebabnya, dokter tim diberi kepercayaan penuh akan hal ini. Jika terjadi apa-apa di lapangan saat kompetisi berlangsung, maka dokter tim akan diminta keterangannya. (SU)