Kekuatan Borneo FC Samarinda musim ini bisa dikatakan jauh lebih kuat dibandingkan musim lalu, terutama di barisan depan. Hadirnya pemain-pemain dengan tipe agresif, baik di sisi striker, gelandang maupun para sayap, membuat suporter berharap akan banyak gol lahir di setiap pertandingan yang dilakoni Pesut Etam. Banyaknya pemain berkualitas, juga akan menghadirkan persaingan antarpemain di setiap posisinya. Selain Fransisco Torres yang akan menjadi striker tunggal dan belum ada pelapis sepadan, di sektor gelandang serang dan sayap kanan serta kiri, hadir pemain-pemain dengan skill bagus.

Namun hal itu tak membuat seorang Rifal Lastori gentar. Sadar persaingan akan sangat ketat untuk mendapatkan tempat utama, Lastori mengaku siap bersaing ketat dengan para kompatriotnya tersebut.

"Kalau melihat persaingan di posisi sayap memang ketat sekarang. Apalagi ada nama pemain senior seperti Dedi Hartono dan Guy Junior yang bisa menempati posisi itu. Tapi saya tak kecil hati. Saya akan tetap fokus di setiap latihan," ujar Lastori.

Lastori selama ini bisa dimainkan di dua sisi sayap permainan. Namun ia lebih terbiasa dimainkan di sayap kanan. Musim lalu, ia harus bersaing dengan Terens Puhiri untuk menjadi pemain inti. Namun meski tak selalu menjadi starter, Lastori selalu tampil bagus saat mendapat kepercayaan bermain. Dua musim lalu saat masih dipinjamkan ke PSS Sleman, ia sukses menjadi pemain utama dan membawa Super Elang Jawa promosi ke Liga 1.

Dikatakan Lastori, yang terpenting saat ini baginya dan seluruh pemain adalah bagaimana mempersiapkan diri dengan maksimal sebelum kompetisi digulirkan. Sebab dengan persiapan baik dan matang, ia yakin hasil bagus akan didapat di setiap pertandingan nanti.

“Saya percaya itu. Kalau persiapan kami baik, maka di kompetisi nanti akan menghadirkan sebuah hal yang menyenangkan bagi kami semua. Dan itu secara otomatis akan menghadirkan kebahagian pula pada manajemen, suporter dan pemain sendiri pastinya," bebernya.

Ia mengatakan, saat ini yang terpenting adalah menjalankan semua program latihan dari pelatih. Saat ini program sudah memasuki tahap taktik dan strategi.

"Kami pasti ikut apa kata pelatih. Pelatih lebih tahu dan kami tinggal mengikuti instruksinya,” pungkas Lastori. (SU)