Laga uji coba selama ini selalu dijadikan ajang coba-coba bagi pelatih. Sebab kekalahan apalagi kemenangan, bukanlah jadi tujuan utama dari sebuah uji tanding. Dan hal ini pula akan diterapkan tim pelatih Borneo FC Samarinda saat mencoba kekuatan timnya berujicoba sore ini menghadapi tim PON Kaltim, di Stadion Segiri.

Setelah digenjot latihan kurang lebih tiga pekan, sore ini Edson Tavares ingin melihat apakah pemainnya bisa menerapkan hasil latihan selama ini.
Asisten pelatih, Ahmad Amiruddin saat kemarin siang mengatakan, sebelumnya Pesut Etam sudah pernah bertemu PON Kaltim. Namun kala itu para pemain belum komplet dan porsi latihan sedang tinggi-tingginya diberikan kepada pemain. Hasilnya pun tak menggembirakan bagi Borneo FC Samarinda, karena mereka tertahan 1-1 di uji coba dengan format 3x30 menit tersebut.

“Namun kali ini tim sudah komplet dan mereka juga sudah melewati tahap latihan fisik. Pemain kini terus dimatangkan skema bermain, serta taktik dan strategi di lapangan,” ujar Amir, sapaan akrab Ahmad Amiruddin.

Amir memastikan, Edson Tavares akan mencoba formasi terbaiknya di laga yang berlangsung 2x45 menit ini. Selain karena jumlah pemain jauh lebih banyak dan komplet, Tavares dipastikan ingin melihat apakah pemainnya bisa memahami gaya bermain yang ia inginkan.

“Mencari komposisi yang pas dan melihat apakah pemain bisa menjalankan taktik dan strategi dalam skema pelatih, itu menjadi hal terpenting dalam uji coba ini. Kalau hasil akhir sama sekali tak kami pikirkan,” tambahnya.

Di uji coba ini, Amir mengaku belum bisa memastikan apakah semua pemain diturunkan atau tidak. Yang pasti, Immanuel Wanggai kemungkinan masih harus diistirahatkan karena masih mengalami cedera. Pun dengan Abdul Rachman dan Sultan Samma yang baru pulih dari cedera engkel. Sedangkan Titus Bonai dan Nuriddin Dovranov, masih dilihat situasinya. Sebab kedua pemain ini baru sepekan terakhir bergabung.

“Nanti kami lihat bagaimana kondisi pemain yang akan diturunkan. Kami sih mau melihat kemampuan semua pemain, tetapi kami juga tak bisa memaksa saat kondisi pemain belum fit,” ujarnya lagi.

Amir menegaskan, menghadapi PON Kaltim menjadi pemanasan bagus bagi Borneo FC, sebelum menantang Sulut United di uji coba berikutnya di Stadion Segiri.
“Lawan uji coba berikutnya jauh lebih kuat. Selain mereka datang dari Liga 2, Sulut United juga sudah mempersiapkan diri maksimal lewat pemusatan latihan di Yogyakarta," ungkap Amir. (SU)