Tidak ada waktu senggang bagi skuad Pusamania Borneo FC (PBFC) selama putaran babak 16 besar ini. Baru tiba di Samarinda kemarin (17/9) malam pasca awaydays ke Ngawi, sore ini skuad Pesut Etam langsung dijadwalkan berlatih normal kembali seperti biasa.


Hal ini bukan tanpa alasan, jadwal padat babak 16 besar yang memainkan total 6 laga selama bulan September menuntut setiap pemain PBFC untuk konsisten mempertahankan performa mereka.


Menurut Iwan Setiawan, hari ini latihan penggawa Pesut Etam akan terbagi dua kelompok. Pemain-pemain yang baru datang dari lawatan ke Ngawi diberikan menu relaksasi dengan berendam di kolam air jacuzzi. Sedangkan kelompok lain yang tidak dibawa dalam tur Ngawi tetap berlatih di Stadion Segiri di bawah arahan langsung sang arsitek.


"Sore ini asisten saya, Ashari dan Nus Yadera akan membawa 18 pemain yang kemaren bermain di Ngawi untuk ber-jacuzzi agar setidaknya memberikan mereka sedikit waktu recovery. Anak-anak yang tinggal tetap berlatih seperti biasa dengan saya," ungkap Iwan.


Di babak 16 besar, PBFC masih akan memainkan dua laga sisa. Tanggal 20 September menjamu Persebo Bondowoso dan empat hari kemudian bertandang ke Persiwa Wamena. Jika menang saat hadapi Persebo, kemungkinan besar PBFC akan mengunci posisi juara grup M.


Andai hal tersebut terjadi, maka ada wacana untuk memberangkatkan pemain yang jarang dapat kesempatan tampil saat lawan Persiwa di Stadion Pendidikan Wamena. Menurut Iwan, wacana ini memang sudah jauh hari dipikirkan tim pelatih juga manajemen.


"Jika saat lawan Persiwa nanti sudah tidak mempengaruhi apapun, maka tim yang berangkat ke Wamena adalah pemain yang jarang mendapat kesempatan bermain. Kita mau melihat sejauh mana kemampuan mereka. Karena, saat babak 8 besar, jika diperlukan maka ada kemungkinan kita melakukan rotasi pemain," pungkasnya. (Zai)