Hari pertandingan yang dinanti akhirnya ada di depan mata. Besok sore di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta, skuat Pesut Etam akan menjalani laga perdana mereka di kompetisi Liga 1 musim 2020. Lawannya pun langsung tim berat, yakni Persija Jakarta. Namun para pemain Borneo FC sepakat akan menjadikan pertandingan tersebut, sebagai modal bagus sebelum mengarungi kompetisi yang panjang.

Meski tak mengikuti turnamen pra musim dan hanya menjalani uji coba melawan tim Liga 2, yakni Sulut United dan PON Kaltim, namun keyakinan bisa memberikan yang terbaik diusung para pemain.

Kapten tim, Diego Michiels sebelum bertolak menuju Jakarta kemarin mengaku, dirinya dan pemain lain sangat bersemangat mengejar hasil bagus di kandang Persija. "Saya melihat teman-teman sangat bersemangat untuk pertandingan pertama nanti. Apalagi bermain di GBK. Itu jadi impian hampir seluruh pemain Indonesia. Persija adalah tim besar dengan dukungan suporter besar pula. Dan banyaknya suporter yang datang, akan membuat kami tambah semangat ingin menunjukan penampilan terbaik," ujar pemain kelahiran Belanda ini.

Diego sadar Persija pun pasti akan bermain habis-habisan agar mendapat hasil maksimal di pertandingan pertama. Kehadiran sederet pemain bintang seperti Marco Motta, Mark Klok, Evan Dimas Darmono serta pemain lainnya, disebut Diego menjadi gambaran kekuatan Persija.

Namun ia percaya, Persija pasti punya titik lemah yang bisa dimaksimalkan Borneo FC Samarinda. Kekalahan Macan Kemayoran – julukan Persija – atas Persebaya Surabaya di final Piala Gubernur Kaltim, membuktikan kalau tim asuhan Sergio Farias punya kelemahan.

"Melihat calon lawan memang mentereng, tapi kami sama-sama bermain dengan sebelas orang. Jadi tak ada yang kami takuti. Semua tergantung bagaimana kami bermain di lapangan. Mental harus tangguh sebelum, saat dan sesudah pertandingan," tegasnya.

Diego mengaku musim ini ingin lebih maksimal bermain untuk Borneo FC Samarinda. Cedera yang sempat menerpanya musim lalu, membuatnya banyak absen di beberapa pertandingan penting. Ambisi mewujudkan target klub pun kembali dibawanya di musim ini.

“Musim lalu kami gagal finish di tempat yang diinginkan manajemen. Kini kami harus mewujudkan target tersebut, meski kompetisi musim ini bakal lebih ketat dan berat,” pungkasnya. (SU)