Musim ini akan banyak terjadi partai-partai besar di Liga 1. Perubahan dalam komposisi pemain, menjadi salah satu sebab pertandingan bertajuk big match akan bisa disaksikan. Borneo FC Samarinda sebagai salah satu tim “pengganggu” musim lalu di jajaran papan atas, sangat layak disebut sebagai tim besar di musim ini. Terlebih hadirnya pemain anyar berkualitas semacam Diogo Campos, membuat Borneo FC Samarinda bakal masuk dalam jajaran tim yang diunggulkan.

Berkenaan dengan tajuk partai besar, ternyata berpengaruh pula pada harga tiket masuk (HTM) di setiap partai kandang. Panpel memastikan harga tiket akan fluktuatif. Artinya harga tiket tergantung siapa lawan dihadapi Borneo FC nantinya.

“Sama seperti musim-musim sebelumnya, bahkan sama dengan saat Putra Samarinda masih ada di kota ini. Harga tiket masuk kami sesuaikan, siapa lawan yang dihadapi Borneo FC Samarinda,” ujar Tommy Ermanto Pasemah, ketua panpel.

Untuk pertandingan perdana menghadapi Persipura Jayapura, panpel bakal menjual dengan harga Rp 100.000 di VIP dan Rp 50.000 untuk anak-anak di tribun yang sama. Sementara di ekonomi dijual seharga Rp 35.000, Rp 15.000 untuk anak-anak, Rp 30.000 bagi pelajar, Rp 25.000 bagi Pusamania yang memiliki kartu tanda anggota (KTA), serta potongan Rp 5.000 untuk instansi.

“Pertandingan melawan Persipura menjadi salah satu laga besar bagi Borneo FC. Sebab semua tahu bagaimana Persipura selama ini di sepakbola Indonesia. Musim lalu, mereka sempat terjerembab di papan bawah. Tetapi di akhir musim mereka berada di papan atas. Pertandingan nanti akan berlangsung seru,” ujar Tommy.

Saat ditanyakan mengenai harga tiket untuk pertandingan yang dianggap non big match, Tommy mengaku belum bisa membeberkannya saat ini. Sebab panpel harus mengadakan rapat, termasuk meminta masukan dari manajemen.

Sementara itu untuk penempatan suporter tamu, musim ini akan sama dengan musim sebelumnya. Suporter tamu akan ditempatkan di tribun VIP.

“Salah satu kendala di Stadion Segiri ini adalah, tidak adanya sekat pembatas antara suporter tuan rumah dan tamu. Jadi kami akan tetap menempatkan suporter tamu di VIP. Tentunya dengan pengawalan dari teman-teman Pusamania dan pihak keamanan,” pungkasnya. (SU)