Gelandang Borneo FC Samarinda, Sultan Samma, menjadi salah satu pemain penting kala meraih kemenangan atas Persipura. Perannya bersama Nuriddin Dovranov di lini tengah, membuat permainan tim menjadi lebih hidup. Sultan tak hanya menjadi pemain pemutus serangan lawan, tetapi juga kerap membantu ke depan saat menyerang. Bahkan satu peluang emas didapatkan Sultan kala menghadapi Persipura, saat tendangannya membentur mistar gawang.

Namun Sultan menegaskan, dirinya dan pemain lain sudah tak mau lagi mengingat apa yang didapat di pertandingan kandang pertama tersebut. Baginya terpenting saat ini adalah bagaimana bisa bermain lebih baik lagi untuk mendapatkan kemenangan lawan Persela.

"Bagi kami kemenangan terakhir melawan Persipura sudah lewat. Kami sekarang harus kembali fokus melawan Persela. Ini bermain di kandang, jadi harus kami memanfaatkan kesempatan itu," ujar Sultan.

Pemain asli Samarinda ini mengingatkan rekan-rekannya, agar tak melihat enteng kekuatan Persela. Sebab dua musim lalu Persela menjadi salah satu tim yang mengalahkan Borneo FC Samarinda di Stadion Segiri.

“Kekalahan itu jangan sampai terulang lagi musim ini. Saat ini kondisi tim sedang bagus-bagusnya setelah menang lawan Persipura. Kami ingin mendapatkan poin penuh lagi lawan Persela. Kami ingin terus mengejar poin demi poin," sebutnya.

Musim lalu dikatakan mantan penggawa PON Kaltim 2008 tersebut, Pesut Etam beberapa kali kehilangan poin di kandang sendiri. Hilangnya poin di rumah, menjadi salah satu penyebab Borneo FC Samarinda gagal meraih target finish di peringkat kedua musim lalu.

“Makanya saya berpesan kepada semua teman di tim, jangan meremehkan Persela. Intinya kami harus fokus pada diri sendiri tanpa harus melihat ini lawan A ini lawan B. Kondisi kami harus sama dalam setiap pertandingan. Sekali kami lengah, akan berbahaya bagi kami sendiri nantinya,” kata Sultan. (SU)