Musim lalu nama Abdul Rachman selalu menjadi pilihan utama di posisi bek kiri. Namun sayang, cedera sempat menghampirinya. Itulah yang membuat jam bermain Rachman sedikit berkurang. Posisinya diisi secara bergantian oleh dua pemain muda, yakni Nurdiansyah yang kini bermain di Arema FC, serta Aljufri Daud.

Di awal musim ini, pemain yang sempat diisukan akan bermain di Barito Putera tersebut juga belum pulih 100 persen dari cedera. Mengantisipasi hal tersebut, manajemen akhirnya mengontrak Kevin Gomez, yang musim lalu bermain di Kalteng Putra. Dalam dua pertandingan awal di musim ini, Kevin selalu menjadi pilihan utama. Namun di laga ketiga menghadapi Persela Lamongan, Rachman akhirnya mendapat kesempatan bermain. Ia masuk menggantikan Kevin yang mengalami masalah dengan otot kakinya.

Mendapatkan menit bermain di musim ini, jelas sangat disyukuri Rachman. Sebab ia sudah lama tak merasakan atmosfer Liga 1. "Pastinya saya sangat bersyukur sudah mulai dapat menit bermain. Ini bagus untuk saya pribadi, karena saya sudah agak lama tak bermain dan merasakan ketatnya persaingan di lapangan. Semoga ini awal baik untuk saya dan bisa lebih berkontribusi untuk Borneo FC di musim ini," ujar Rachman.

Rachman sadar persaingan di bek kiri musim ini sangat ketat. Hadirnya Kevin membuat dirinya harus bisa memperlihatkan kemampuan terbaik, guna merebut kembali posisi sebagai starter. Rachman menilai persaingan dalam tim sangat positif. Sebab dirinya dan Kevin saat latihan, juga saling berbagi pengalaman.
Dan saat kompetisi diliburkan seperti saat ini, Rachman mengaku menjadikannya sebagai sarana untuk terus meningkatkan kemampuan, serta menjalin kebersamaan dalam tim.

"Jeda kompetisi ini harus dijadikan momentum untuk tim lebih mempererat komunikasi di lapangan. Saat ini kami sudah mendapatkan hasil bagus dalam dua laga kandang. Mudahan saja ini bisa terus berlanjut di pertandingan berikutnya,” harap Rachman.

Meski saat ini situasi sedang tak bagus karena virus korona, Rachman menegaskan latihan dalam tim tetap berjalan dengan normal. Kekhawatiran memang ada, namun ia yakin dengan disiplin diri maka virus tak akan mudah menjangkiti.

"Dalam situasi seperti ini jangan terlalu panik, yang terpenting bisa menjaga diri karena pencegahan pertama berasal dari diri kita," pesan Rahman. (SU)