Epidemi virus Covid-19 membuat dampak yang sangat besar di seluruh dunia. Dunia sepakbola pun tak luput mendapat dampaknya. Banyak kompetisi sepakbola di beberapa negara yang sedang berjalan terpaksa harus ditunda bahkan berhenti hingga epidemi ini berakhir.

Hal ini pun juga dialami oleh kompetisi sepakbola yang ada di Indonesia. PSSI selaku federasi sepakbola di Indonesia mengeluarkan surat keputusan untuk menunda Liga 1 dan Liga 2. Lewat surat bernomor 48/SKEP/III/2020, PSSI memutuskan untuk menghentikan sementara kompetisi hingga 29 Mei 2020.

Panjangnya rentang waktu penghentian ini akhirnya membuat manajemen Borneo FC Samarinda memutuskan untuk memulangkan pemainnya ke daerah asal. "Kita mengikuti instruksi dari surat PSSI yang akan menunda kompetisi sampai bulan Mei. Melihat kondisi ini, akhirnya kita membuat kebijakan untuk memulangkan pemain terlebih dahulu sampai ada keputusan dari pihak PSSI," ujar Farid, Manajer Borneo FC Samarinda saat menerangkan alasannya.

Menurut Farid, manajemen Borneo FC Samarinda mendukung 100% keputusan ini agar dampak epidemi ini tak semakin meluas. "Kita juga ingin mendukung pemerintah. Apalagi, wabah ini jadi bencana di semua daerah di Indonesia. Kita juga mau memutus penyebaran Covid-19 ini," ucapnya.

Ia pun berharap keadaan bisa kembali normal secepatnya. Farid pun mengajak seluruh masyarakat untuk memerangi virus ini. "Semoga wabah Covid-19 di negeri ini bisa lekas hilang dan kehidupan kita semua bisa berjalan normal. Kita berjuang bersama melawan virus ini," ujar Farid mengakhiri. (ANS)