Beberapa hari yang lalu, para pemain dan official Borneo FC Samarinda melakukan swab test sebagai salah satu bentuk protokol kesehatan yang mereka lakukan sebelum melakukan latihan perdana pada 24 Agustus mendatang. Dari tes tersebut, seluruh penggawa Skuat Pesut Etam mendapatkan hasil negatif dari virus Covid-19. Dokter Hadi Wijaya selaku dokter tim pun memberi saran kepada para pemain dan official untuk tetap menjaga diri masing-masing selama pandemi Covid-19 masih merebak di Indonesia.

"Yang jelas selama masa pandemi Covid ini, kita ngikutin protokol kesehatan. Kuncinya ada tiga tuh: cuci tangan, pakai masker, dan jaga jarak. Nah, karena kita di satu tim hasilnya negatif swabnya Insya Allah aman. Tapi, jangan terlalu kontak dengan orang luar. Tetap jaga jarak pakai masker dan cuci tangan," ujarnya.

Tak hanya itu, protokol kesehatan juga akan diterapkan di setiap latihan Borneo FC Samarinda nantinya, termasuk melakukan desinfeksi pada alat-alat latihan. Dokter Hadi pun menjelaskan lebih detail terkait hal ini.

"Nah pada saat latihan. Ya semua peralatan peralatan itu ya kita lakukan desinfeksi. Bola, sepatu cukup itu aja sih. Sambil memantau suplemen sama pemain. Dan itu tidak hanya berlangsung selama latihan perdana, seterusnya seperti itu," jelasnya.

Ditanya terkait apakah akan ada pembatasan jumlah pemain di dalam latihan seperti yang beberapa klub luar negeri terapkan, menurutnya, hal itu tak perlu dilakukan sebab hasil negatif swab test semua pemain.

"Kemungkinan bisa jadi seperti itu karena hasil swabnya mungkin ada yang positif. Jadi dia isolasi mandiri dulu dan melakukan swab ulang. Tapi kalau hasilnya semua negatif, saya pikir gak masalah," pungkasnya. (AM)