Usai menjalani dua kali uji coba menghadapi Persiba Balikpapan, Borneo FC Samarinda memastikan tak ada lagi program latihan bersama tim lain. Semakin dekatnya kompetisi, membuat tim pelatih kini fokus pada kompetisi lanjutan yang dimulakan pekan depan. Borneo FC Samarinda sendiri akan bermain pada 3 oktober menghadapi Persita Tangerang.

Asisten pelatih Pesut Etam, Ahmad Amiruddin mengatakan tim pelatih sudah memutuskan untuk tidak ada lagi uji coba. Menurut Amir, dari dua kali uji coba menghadapi Persiba, pelatih kepala, Mario Gomez sudah bisa melihat gambaran kekuatan timnya saat ini.

“Kami (tim pelatih) sudah berdiskusi setelah uji coba dengan Persiba di Balikpapan. Hasilnya kami putuskan tak ada lagi uji coba dengan tim lain. Sekarang kami fokus membenahi kelemahan dalam tim, setelah melihat hasil dua kali uji coba tersebut,” ujar Amir.

Ada beberapa alasan mengapa uji coba tak lagi dilakukan. Selain karena waktu kompetisi semakin dekat, tim pelatih juga ingin menghindari cedera pada para pemain. Sebab saat uji coba pertama di Stadion Segiri akhir pekan lalu, satu pemain harus menjadi korban. Ya, Nuriddin Davronov harus menepi karena masalah tertarik otot paha. Namun Nuriddin dipastikan tak akan lama menjalani masa penyembuhan.

“Kami tak mau ada lagi pemain yang cedera. Saat ini kompetisi sudah dekat, jelas akan sangat merugikan jika ada pemain cedera,” ujar Amir.

Dijelaskannya, dari hasil dua kali uji coba dengan Persiba, Mario Gomez melihat ada beberapa kelemahan dalam timnya. Selain masih lemahnya penyelesaian akhir, Amir menyebut Gomez akan membenahi koordinasi antar lini terutama di barisan belakang. Memang dalam dua uji coba Borneo FC Samarinda hanya kebobolan sekali, itupun lewat tendangan bebas. Namun ada beberapa kesalahan dilakukan pemain yang tak boleh terjadi di kompetisi nanti.

“Koordinasi pemain belakang masih kurang bagus. Tapi Gomez mengatakan evaluasi tak hanya ada pada satu lini saja. Sebab ia melihat ada beberapa kesalahan elementer dilakukan pemain di dua kali uji coba tersebut,” ujarnya lagi. (SU)