Hanya sebagai formalitas penentu siapa yang menjadi juara di grup M, laga besok (24/9) sore di Stadion Pendidikan Wamena bukan berarti tidak seru. Pusamania Borneo FC (PBFC) yang di pertemuan pertama mengalahkan Persiwa 3-0 tidak ingin kecolongan agar tetap mempertahankan status juara grup.


Sistem head-to-head yang diberlakukan jika ada dua tim yang memiliki poin sama kemungkinan akan terjadi apabila Persiwa ngotot ingin membalas kekalahan di pertemuan pertama. Jika Persiwa menang, poin kedua tim jadi sama-sama 13.


Pesut Etam yang dalam lawatannya ke Wamena kali ini dipimpin oleh Ashari (asisten pelatih), tentu tetap ingin memberikan perlawanan. Sejak Persiwa masih di ISL, tak mudah memang mengalahkan Laskar Badai Pegunungan jika mereka bermain di kandang.


Seperti yang diketahui, di laga besok PBFC hanya akan menurunkan tim pelapis. Meskipun begitu, Amadeus cs tetap diminta bermain maksimal dan menunjukkan kapasitasnya. "Inilah kesempatan mereka untuk membuktikan kualitas. Jika hasilnya bagus, tidak menutup kemungkinan mereka akan masuk dalam tim utama di babak 8 besar nanti," ucap Nabil Husein, presiden PBFC.


Untuk menjadi juara grup, minimal PBFC bisa membawa pulang satu poin. Atau, jikapun kalah, Pesut Etam tidak boleh kalah lebih dari tiga gol. "Ini laga penentu PBFC menjadi juara grup atau pulang dengan predikat runner up. Mereka harus fight di sini," sahut manager PBFC, Tommy Ermanto. (Zai)