Di tengah kesibukannya sebagai pemain bola profesional, Mochammad Diky Indrayana tetap melaksanakan kewajibannya untuk menuntaskan pendidikannya. Pada Senin, 18 Oktober lalu, Diky menjalani sidang akhir sebagai syarat kelulusannya di Jurusan Pendidikan Jasmani, Kesehatan dan Rekreasi STKIP Muhammadiyah Kuningan, Jawa Barat. Melakukan sidang akhir secara daring harus dilalui Diky karena pandemi Covid-19 dan dirinya yang saat ini berada di Samarinda. Diky pun mengungkapkan perasaannya pasca melalui sidang akhirnya.

"Ya mau gimana lagi karena kendala situasi dan kondisi. Apalagi ini sidang pertama saya kan, jadi ya saya terpaksa harus sidang online. Tapi Alhamdulillah semuanya berjalan lancar," ungkapnya.

Selama ini, Diky berusaha untuk bisa mengatur waktunya dengan baik antara profesinya sebagai pemain bola dan kuliahnya. Untungnya, Diky mengaku pihak kampusnya sangat mengerti dengan kondisinya dan membantu Diky sehingga ia bisa menyelesaikan studinya dengan tepat waktu.

"Alhamdulillah mungkin bagi saya selama ini gak ada kendala ya, karena bersyukur kampus saya sangat mendukung sekali dengan saya yg bermain di Borneo FC ini. Jadi kalau ada apa-apa di kampus, saya hanya perlu koordinasi waktu saja disamping kegiatan saya di sini," lanjutnya.

Saat ini, Diky hanya tinggal menunggu waktu untuk mengikuti wisuda sebagai proses akhir pendidikannya. Tak hanya menunggu itu, Diky juga menunggu kejelasan kapan Liga 1 akan bergulir kembali. Ia berharap agar kompetisi bisa segera dimulai agar elemen-elemen yang bekerja di sepakbola dapat melanjutkan kerjanya lagi.

"Intinya saya berharap mudah-mudahan ada titik temu untuk semua pihak, khususnya kami yg ada di lingkup sepak bola. Karena tidak sedikit juga pihak-pihak yang hidup dari lingkup bola ini. Mudah-mudahan Liga 1 2020 bisa cepat digelar. Aamiin," harap Diky. (AM)