Diundurnya Liga 1 musim ini hingga tahun depan membuat manajemen Borneo FC Samarinda meliburkan tim hingga waktu yang tak ditentukan. Rasa bingung dan frustasi pun sempat menghampiri Muhammad Zulfikri, penjaga gawang Borneo FC Samarinda. Namun, rasa itu sudah ia singkirkan dan tetap menunggu kabar baik dari PSSI dan PT LIB selaku operator Liga.

"Ketidakjelasan liga di tahun ini membuat saya sedikit bingung dan agak sedikit frustasi. Tapi, saya selalu berpikir positif saja karena dulu kata R.A Kartini, 'Habis Gelap Terbitlah Terang'", ucap Zul.

Mempunyai waktu senggang yang kini panjang, Zul mengaku tetap berlatih sesuai dengan arahan tim pelatih. Akibat pandemi yang tak kunjung reda, Zul lebih banyak menghabiskan waktunya di rumah saja dan hanya keluar rumah jika sedang ada keperluan saja. Namun, jika ia bosan, ia menghabiskan waktunya dengan bermain konsol game di rumahnya.

"Mengisi waktu libur dengan menjalankan program latihan di rumah yang diberikan pelatih dan sedikit bermain playstation biar gak jenuh di rumah," bebernya.

Harus menanti hingga awal tahun, Zul berharap agar segera mendapat kabar baik dari operator Liga. Ia tak sabar ingin berkumpul dan menjalani kompetisi kembali bersama rekan setimnya.

"Semoga ada kejelasan yang pasti dari operator liga agar para pemain tidak jenuh berlatih," ucapnya mengakhiri. (AM)