Liga 1 musim 2020 yang dipastikan berhenti membuat klub-klub mulai menyusun strategi untuk mempersiapkan tim di musim baru. Untuk Borneo FC Samarinda, langkah yang sudah dilakukan adalah memperpanjang kontrak para pemain dan staf pelatih guna memperkuat komposisi tim menghadapi musim 2021.

Namun, persiapan yang dilakukan di musim ini akan sedikit lebih berat dari musim lalu. Manajemen Borneo FC Samarinda harus bekerja lebih ekstra untuk mencari sponsor baru untuk mendukung perjalanan Borneo FC Samarinda di musim 2021. Chief Marketing Officer Borneo FC Samarinda, Muhammad Novi Umar menjelaskan bahwa pihaknya telah menyusun program untuk menggaet sponsor kembali. Tak hanya menggaet sponsor baru, Novi pun juga akan mencoba mendekati beberapa sponsor yang bekerja sama dengan Borneo FC Samarinda di musim lalu.

“Tapi tentu akan sangat sulit di musim ini. Yang pertama, kami harus bisa meyakinkan sponsosr. Sebab dengan dihentikannya kompetisi, sudah pasti mengurangi kepercayaan pihak ketiga pada sepak bola Indonesia,” ucap Novi.

Tak hanya imbas kompetisi yang terhenti, tantangan lain dalam mendapatkan sponsor menurut Novi adalah situasi pandemi Covid-19 yang masih merebak di Indonesia. Dikatakan Novi, banyak pihak ketiga yang mengaku kesulitan finansial akibat hantaman pandemi ini.

“Ada pihak ketiga yang menyatakan masih mencoba menstabilkan keuangan mereka di tahun ini. Kami sangat memahami itu karena semua terdampak akibat pandemi Covid-19 yang tak kunjung reda di Indonesia,” terangnya.

Tantangan ini tentu saja tak hanya dihadapi oleh Borneo FC Samarinda saja. Sebab, nyaris semua kontestan Liga 1 merasakan hal yang sama. Namun, Novi berharap dengan kerja keras yang manajemen lakukan, masalah ini bisa segera teratasi.

“Makanya saya katakan, kami akan bekerja lebih ekstra menggaet sponsor di musim ini. Mudah-mudahan usaha kami bisa mendapatkan hasil untuk Borneo FC di musim ini,” harap Novi. (AM)