PSSI dan PT LIga Indonesia Baru (LIB) selaku operator kompetisi di tanah air sampai saat ini memang belum memutuskan kapan kompetisi musim 2021 digulirkan. Dihentikannya kompetisi musim 2020 usai menjalani tiga pertandingan secara otomatis memutus harapan tim Liga 1 dan Liga 2 untuk terus bermain.

Namun kini asa muncul kembali di musim baru. Sayangnya tak ada kepastian bulan berapa kompetisi dimainkan. Kabar terbaru adalah kompetisi akan digulirkan usai Lebaran Idulfitri. Karena waktunya masih lumayan panjang, klub-klub Liga 1 pun mengusulkan adanya kompetisi pra musim sebagai pemanasan menuju musim yang baru.

Usulan klub-klub ini pun disambut Ahmad Amiruddin dengan senang. Ia mengaku sangat setuju jika digelar kompetisi pra musim. Sebab itu akan membuat pemain benar-benar siap bertanding di kompetisi sesungguhnya.

“Hampir setahun pemain tak berkompetisi. Artinya akan banyak hal-hal teknis yang hilang pada pemain. Salah satunya tentunya adalah feeling ball dan atmosfer kompetisi,” ujar pria yang akrab disapa Amir tersebut.

Menurut Amir, akan banyak keuntungan didapat pemain saat menjalani pra musim. Sebab mereka bisa merasakan kembali persaingan, baik dalam tim terlebih dengan tim lain. Di dalam tim, persaingan yang dimaksud Amir adalah keinginan pemain menjadi bagian utama dalam tim inti.

“Sedangkan dengan tim lain tentu saja keinginan untuk memenangkan setiap pertandingan,” terangnya.

Selain itu, PSSI dan PT LIB pun disebut Amir akan punya keuntungan tersendiri. Yakni menjadikan kompetisi pra musim sebagai bahan evaluasi menuju kompetisi sesungguhnya.

“Artinya PT LIB bisa memulai bagaimana menjalankan kompetisi di tengah pandemi. Operator kompetisi bisa praktik bagaimana menjalankan protokol kesehatan soal pandemi dan sebagainya. Kekurangan yang terjadi di pra musim, bisa dibenahi di kompetisi nanti,” pungkas Amir. (SU)