PSSI memang telah membuat keputusan untuk membatalkan kompetisi Liga 1 dan Liga 2 musim 2020. PT Liga Indonesia Baru (PT LIB) selaku operator Liga pun saat ini tengah berupaya untuk bisa segera menggelar kompetisi di tahun ini.

Salah satu pilar Borneo FC Samarinda, Wildansyah, menganggap bahwa keputusan ini terlambat. Salah satu alasannya dikarenakan penantian seluruh peserta kompetisi yang dirasa terlalu lama hingga 11 bulan tanpa adanya kepastian.

"Tanggapannya kalau menurut saya, memang telat. Karena tidak ada kepastian sama sekali," ujar Wildan.

Meskipun begitu, Wildan sudah menganggap musim 2020 telah berlalu dan menjadi kenangan. Dan kini, ia harus bangkit untuk menatap musim 2021 bersama dengan Skuat Pesut Etam. Wildan berharap agar kompetisi musim ini bisa berjalan lebih lancar agar euforia sepak bola di Indonesia bisa kembali hidup setelah hampir setahun tak ada aktifitas sama sekali.

"Semoga di tahun 2021 ini, Liga kembali digelar. Harapannya bisa berjalan lancar dan izin dari kepolisian harus pasti. Setiap pertandingan harus sesuai dengan menjaga dan melaksanakan protokol kesehatan," ucap Wildan mengakhiri. (AM)