Borneo FC Samarinda menegaskan kesepakatan kontrak dengan Hendro Siswanto terjadi secara baik-baik dan dijalin atas kesamaan visi misi antara klub dan pemain bersangkutan.

Anggapan bahwa Borneo FC Samarinda merebut Hendro Siswanto dari Arema FC tidaklah benar. Karena proses negoisasi dilakukan saat Hendro sudah tidak memiliki kontrak profesional dengan Arema. Yang dalam hal ini, pemain mana pun bebas menggelar pembicaraan dengan klub lain.

"Kita lakukan negosiasi kontrak dengan pemain baru saat mereka sudah tidak memiliki kontrak dengan klub lamanya, termasuk Hendro Siswanto yang sebelumnya sudah berstatus bebas dari Arema," kata Manajer Borneo FC Samarinda, Farid Abubakar.

Selain itu, di era sepak bola modern saat ini. Sudah menjadi kelaziman bagi pemain untuk berpindah klub. Selama tidak melanggar regulasi yang sudah diatur oleh federasi sepak bola dunia maupun Indonesia.

Terlebih, Borneo FC Samarinda untuk musim 2021 nanti memiliki proyek yang jelas di bawah asuhan Mario Gomez. Sehingga di masa jeda seperti ini. Manajemen berusaha mendatangkan pemain sesuai kebutuhan pelatih.

"Sekarang ini sepak bola Indonesia sudah memasuki era profesional, jadi ya siapa cepat bernegosiasi ya itu yang dapat. Apalagi kita punya target untuk membuat tim ini lebih baik lagi," lanjutnya.

Di luar itu, Borneo FC Samarinda masih akan terus mencari pemain anyar yang dibutuhkan tim dalam beberapa waktu ke depan. Farid meminta pada Pusamania untuk sabar menanti rekrutan anyar. Serta memohon dukungan agar apa yang ditargetkan tim bisa tercapai.

"Tunggu saja nanti ya bakal ada kejutan lagi, sabar saja," pungkasnya.
(ARF)