Persaingan di skuad Borneo FC jelang gelaran Piala Menpora akhir pekan nanti, bisa dikatakan sangat ketat. Sebab setelah setahun tak bermain karena dihentikannya kompetisi imbas pandemi, membuat pemain saling berebut untuk menjadi pemain utama agar bisa dimainkan di turnamen pra musim tersebut.

Persaingan juga akan terjadi di bawah mistar. Ya, kehadiran Angga Saputro membuat posisi Gianluca Pandeynuwu bisa dikatakan tak lagi aman. Sebab Angga selama ini dikenal sebagai kiper yang sudah berpengalaman. Namun bagi Gian, persaingan di posisi kiper dipastikan akan meningkatkan kemampuan. Sebab Gian, Angga dan dua kiper lainnya, akan termotivasi untuk mendapat kepercayaan dari pelatih untuk diturunkan.

“Bagi saya pribadi persaingan dalam tim adalah hal yang wajar. Yang pasti siapa saja yang turun nantinya, ya pastinya akan saling mendukung. Karena kemenangan dan tim menjadi nomer satu. Kami semua bersaing dengan sehat, tidak ada senior atau junior, semua punya peluang bermain dan saya tak pernah mengutamakan misi pribadi. Pokoknya semua untuk tim,” jelas Gian.

Disinggung mengenai Piala Menpora, Gian memastikan semua pemain kini menantikan gelaran tersebut. Tidak adanya pertandingan selama setahun, membuat semua pemain di Liga 1 menjadi antusias.

“Kami semua sangat menanti datangnya persaingan di lapangan lewat pertandingan. Semoga saja Piala Menpora nanti berjalan dengan baik, agar izin kompetisi resmi bisa dikeluarkan pihak kepolisian,” tambahnya.

Borneo FC sendiri musim ini kedatangan pelatih kiper anyar. Artinya siapa yang akan diturunkan, tergantung Jorge Rodriquez sebagai pelatih di bawah mistar. Namun bagi Gian, program yang diberika Jorge nyaris sama dengan pelatih kiper lainnya.

"Semua pelatih sama kok dan kita semua mendapat pelatihan yang cukup bagus dari Jorge. Sekarang tinggal bagaimana saya dan kiper lainnya menjalankan program yang diberikan,” katanya mengakhiri. (SU)