Terobosan baru coba dilakukan manajemen Borneo FC musim ini, terutama jelang berlaganya Pesut Etam di Piala Menpora. Meski tak bermain sebagai tuan rumah, namun manajemen mencoba untuk menjual tiket pertandingan yang akan disaksikan via layar kaca.

Sekretaris Borneo FC, Reza Katamsi menjelaskan, rencana menjual tiket pertandingan Piala Menpora ini sebenarya sudah dirancang sejak beberapa waktu lalu.

“Kami berinisiatif menjual tiket pertandingan Piala Menpora dengan menggandeng UMKM (Usaha Mikro, Kecil dan Menengah) yang ada di Samarinda. Jadi karena suporter tak bisa menonton di stadion, kami menjual tiket secara starter pack. Artinya ada beberapa paket yang akan kami berikan kepada pembeli tiket nantinya,” ujar Reza.

Dijelaskannya, untuk pertandingan pertama Borneo FC kontra Bhayangkara FC, pembeli tiket akan mendapatkan masker. Kemudian mendapatkan tali ID Card untuk laga kedua lawan Persija, serta bendera untuk laga kontra PSM. “Dan di setiap pembelian, kami selipkan voucher kopi. Jadi kami juga menjalin kerja sama dengan kafe di beberapa tempat dengan batas waktu penukaran sampai 30 April,” sebutnya.

Untuk pengantaran barang bagi pembeli tiket lanjut Reza, akan melibatkan kurir. “Jadi kami benar-benar memaksimalkan usaha orang-orang di Samarinda untuk kegiatan ini,” tambahnya.

Reza menjelaskan, harga tiket yang dijual untuk satu pertandingan adalah Rp 50 ribu, kemudian Rp 90 ribu untuk dua laga dan Rp 135 ribu untuk tiga pertandingan. Pembelian tiket bisa dilakukan secara online di formulir google, Toko Pedia serta aplikasi Behambinan milik Diskominfo Samarinda.

“Kalau Borneo FC lolos dari penyisihan grup, maka program penjualan tiket ini akan berlanjut. Yang pasti kalau animo masyarakat bagus, kami akan jalankan terus sampai kompetisi Liga 1 dimainkan nantinya,” terang Reza. (SU)