Seluruh pemain, pelatih, dan staf ofisial Borneo FC Samarinda. Bersama kontestan lainnya di Piala Menpora. Menjalani vaksinasi COVID-19 di hotel tempat menginap tim di Kota Malang hari ini.

Tidak ada kendala berarti selama proses vaksinasi berlangsung. Dokter tim, dr Hadi Wijaya bilang. Aksi ini sangat bagus untuk seluruh pemain dan sepak bola Indonesia.

“Vaksinasi ini bagus untuk kita sebagai pencegahan pada pemain. Apalagi persiapan untuk Liga 1 bergulir. Jadi itu sangat penting,” kata dr Hadi Wijaya.

Hadi berharap, vaksinasi ini bisa menjadi stimulan penyelenggaraan Liga 1 musim 2021. Karena sejauh Piala Menpora berjalan saat ini. Baik penggawa Borneo FC Samarinda ataupun tim lain sangat menjaga komitmen menaati protokol kesehatan yang telah ditetapkan.

“Mudahan ini bisa jadi regulasi ke depannya, agar liga bisa berlangsung. Semua orang (yang terlibat) sudah divaksin. Protokol kesehatan juga dijalankan. Tinggal menunggu keputusan saja ini. Karena semua prokes Covid sudah kita jalani,” lanjutnya.

Diketahui, vaksinasi ini akan berjarak 14 hari. Sementara babak grup Piala Menpora sendiri akan kelar pekan depan. Praktis, peserta Grup B yang menjalani vaksinasi tahap pertama di Malang. Harus menjalani tahap keduanya di tempat berbeda.

“Untuk yang di bawah 60 tahun itu, akan divaksin dalam 14 hari kemudian. Tapi untuk yang di atas 60 tahun, seperti Coach Gomez. Akan divaksin 28 hari kemudian setelah vaksin pertama.”

“Nah, semoga saja kita lolos fase grup. Jadi vaksin tahap keduanya kita bisa dapat di Solo. Dan untuk Coach Gomez, ataupun seandainya kita tidak lolos fase grup. Kita akan lakukan vaksinnya di Samarinda. Nanti sepulang dari sini kita akan koordinasi dengan Pemkot Samarinda melalui Dinas Kesehatan Kota,” pungkas dr Hadi. (ARF)