Kejadian kurang menyenangkan diterima skuad Pesut Etam selepas menahan imbang 1-1 tuan rumah Persis Solo di Stadion Manahan, Jumat sore (3/10).


Berniat pulang ke hotel tempat tim menginap, bus rombongan PBFC justru dihadang ratusan suporter Persis Solo. Dari pantauan ditempat kejadian, kelompok suporter berpakain casual terlihat paling dominan melakukan serangan.


Baru berjalan sekitar beberapa puluh meter, bus dihujani batu dan benda keras lainnya. Alhasil, kaca bis dibagian supir mengalami kerusakan parah.


"Alhamdulillah, dari PBFC semua tidak ada yang kena karena sudah di antisipasi duluan dengan berlindung dilorong bis. Tapi LO dan supir bis yang orang Solo justru yang kena, supirnya yang paling parah," beber Fachrul B. Pratama, media officer PBFC.


Tak ingin mengambil resiko, rombongan PBFC dipindahkan ke truk milik Kepolisian Solo. Dijaga ketat aparat keamanan, Danilo Fernando dan kawan-kawan akhirnya selamat sampai di hotel.


Sesampainya di hotel, euforia keberhasilan meraih poin di kandang Persis Solo diluapkan penggawa Pesut Etam. Bahkan dalam perjalanan menuju hotel, pemain PBFC justru bercanda satu sama lain. "Pak satu putaran lagi pak," urai Gangga Mudana kepada polisi yang mengawal PBFC. Candaan ini lantas disambut tawa skuad PBFC didalam truk. (Pace)