Kabar tak sedap harus diterima Pusamania Borneo FC (PBFC) jelang laga krusial menghadapi Martapura FC pada Minggu malam (13/10) di Stadion Segiri Samarinda. Ya, fax bernomor 161/DU/KD-PSSI/X/2014 yang dikirimkan 12 Oktober 2014, pukul 13.06 oleh Komisi Disiplin PSSI bak pukulan keras.


Pasalnya, pemain andalan PBFC, Arie Priatna dipastikan absen melawan Martapura FC malam ini dan harus membayar denda Rp10 juta karena dianggap bersikap berlebihan saat Pesut Etam menahan imbang Persis Solo di Stadion Manahan. Jumat (3/10) silam.


Dalam laga tersebut, Arie Priatna disebutkan mendorong Rahmat Sabani, pemain belakang Persis Solo, hal ini melanggar Pasal 48 jo, pasal 144 Kode Disiplin PSSI 2014. "Surat pemberitahuan dari Komdis baru masuk jam 2an, ini jelas merugikan kami, karena Arie adalah pemain utama yang dipersiapkan turun," ujar Donny Fahrochi, legal officer PBFC.


Dijelaskan Donny, dilarangnya Arie Priatna membela Martapura FC pada laga jelas bakal berpengaruh terhadap komposisi PBFC. Meski demikian, dirinya sudah berkoordinasi langsung dengan pelatih Iwan Setiawan terkait hal ini. "Sudah saya teruskan kabar ini ke tim pelatih dan manajer, jelas ada perubahan di skuad PBFC nanti malam," pungkasnya. (Pace)