Penyerangan terhadap suporter PSCS Cilacap yang membuat tewasnya seorang suporter PSCS Cilacap sepulang dari menyaksikan timnya bertanding di Stadion Manahan Solo membuat Komite Disiplin (Komdis) PSSI mengusulkan kepada PT Liga Indonesia untuk menghentikan sementara waktu kompetisi Divisi Utama.


Ketua Komdis PSSI, Hinca Panjaitan mengaku bahwa pihaknya menyayangkan adanya penyerangan tersebut. Menurutnya hal ini sudah sangat terlampau melewati batas, apalagi sudah menimbulkan korban jiwa.


"Sebagai respek kita terhadap tragedi itu, saya mengusulkan kepada liga (PT Liga Indonesia) tadi malam untuk menghentikan sementara sampai kasus ini terang benderang, apa penyebabnya mengapa dan sebagainya," kata Hinca, Selasa (14/10) kemarin.


Menanggapi hal tersebut, Presiden Klub PBFC, H. Nabil Husein Said Amin mengatakan hal tersebut mungkin saja dilakukan jika memang menjadi jalan terakhir untuk mencegah kejadian serupa terulang, namun dirinya menyarankan klub-klub yang saat ini berlaga di pentas Divisi Utama juga dilibatkan dalam pengambilan keputusan.


"Dengarkan dulu usulan dari klub-klub, karena jika memang dihentikan sementara, kan imbasnya juga ke klub itu sendiri dalam segala hal," sahutnya.


Terpisah, Nabil Husein mengaku turut berduka cita kepada keluarga yang menjadi korban di Jawa Tengah tersebut, diharapkannya di Samarinda tidak ada kejadian serupa yang bisa merugikan banyak pihak. "Sepakbola adalah kesenangan, kekeluargaan, rivalitas sehat yang dalam konteks tidak merugikan lawan. Sangat disesalkan jika hal itu dinodai hal seperti ini," pungkasnya. (Kibo)