Antusias! Satu kata untuk menggambarkan animo Pusamania jika tim yang mereka dukung berlaga di tanah Banjar. Ini adalah yang kesekian kalinya supporter tertua di Kalimantan ini tur ke Banjar.


Tidak ingin melihat tim kebanggaannya, Pusamania Borneo FC (PBFC) berjuamg sendirian, ratusan Pusamania datang jauh-jauh via jalan darat ke Kalsel saat PBFC menantang Martapura FC di Stadion Demang Lehman Martapura.


Agustus lalu, Pusamania juga sambangi SDL saat kedua tim ini bertemu di babak penyisihan Divisi Utama Grup M. Dan Sabtu (18/10) sore ini, Pesut Etam kembali akan coba mementahkan tuah SDL di laga yang sarat akan gengsi di putaran babak 8 besar.


Rombongan Pusamania sendiri baru tiba Sabtu (18/10) dinihari di ibukota Kalsel, Banjarmasin. Kedekatan hubungan Pusamania dengan Bartman (supporter Barito Putera) yang basis terbesarnya berada di Banjarmasin, membuat Pusamania tidak ragu untuk menetap di Banjarmasin, walaupun laga antara MFC vs PBFC sendiri dimainkan di Martapura yang berjarak sekitar 1 jam dari Banjarmasin.


"Kami tiba subuh di Kalsel, kami memilih menginap di Banjarmasin karena suporter Barito Putera, Bartman sudah jauh hari menawarkan diri untuk menjamu kami, kebetulan Martapura dari Banjarmasin cuma 45menit saja, tapi kami tetap berkoordinasi dengan suporter Martapura," beber Hendrik, dirijen Pusamania.



Mengetahui akan mendapat motivasi dengan kehadiran Pusamania di SDL, H. Nabil Husein Said Amin, presiden klub PBFC, sangat mengapresiasi hal ini. "Saya sangat mengapresiasi kedatangan Pusamania di Banjar, ini akan menjadi motivasi tambahan bagi tim. Semoga kami bisa memberikan hasil yang terbaik," ungkapnya.


"Saya tidak pernah ragu dengan dukungan mereka. Suporter kami sangat fanatik, bayangin saja mereka ke Kalsel lewat perjalanan darat 16 jam lebih hanya demi mendukung PBFC, mereka luar biasa, semoga ini bersinegri dengan hasil dilapangan nantinya," tuntas Nabil Bangga. (Kibo)