Tingginya tensi laga akhir Babak 8 Besar Divisi Utama 2014 antara Pusamania Borneo FC melawan tamunya Persis Solo, Minggu sore (26/10) di Stadion Segiri Samarinda memaksa Panitia Pelaksana (Panpel) PBFC untuk menambah personil keamanan.


Ketua panpel PBFC, Gatot Susilo mengatakan pihaknya sudah berkoordinasi dengan pihak keamanan soal permintaan penambahan tersebut. Diungkapkan Gatot, Presiden Klub PBFC, H Nabil Husein Said Amin juga setuju perihal rencana itu. "Saya langsung bicara dengan bos haji (panggilan untuk Nabil Husein), dia setuju, dan dia berpesan agar tetap menjaga SOP (Standard Operating Procedure) sesuai manual liga," katanya.


Seperti diberitakan, kejadian mengagetkan harus dialami skuad Persis Solo saat timnya menjajal Stadion Segiri untuk berlatih, pada Sabtu sore (26/10). Aksi spontan puluhan oknum tak bertanggung jawab ini membuat Persis Solo putar balik kembali ke hotel mereka menginap. Persis Solo sendiri enggan berlatih meski panpel telah menawarkan latihan pada malam hari.


"Saya juga heran, ini pertama kalinya terjadi musim ini di Samarinda. Dari jaman ISL sampai Divisi Utama saat ini, Samarinda dikenal aman dan nyaman bagi tim tamu. Kejadian Sabtu sore itu juga saya rasa aksi spontanitas saja, karena terjadi sangat cepat, motifnya pun tidak jelas, membalas atau seperti gimana, ini yang akan kami dalami," tutupnya. (Pace)