Banding Pusamania Borneo FC (PBFC) yang menginginkan agar laga kontra Persis Solo tetap berakhir dengan kemenangan walk over (WO) ditolak Komisi Banding (Komding) PSSI. Mereka tetap harus menggelar laga ulang ulang dengan Persis.


Berdasarkan hasil keputusan Komding,rematch dimainkan di Samarinda. Mengenai kapan pertandingan akan digelar, Pesut Etam belum menerima tanggal pasti.


“Ini adalah keputusan Komding berdasarkan Kode Disiplin dan manual dari PT Liga Indonesia. Selain itu juga ada temu opini dari kedua pihak,” jelas anggota Komding PSSI, Alfred Simanjuntak.


Pada pertandingan tersebut, tidak ada larangan kepada penonton untuk hadir. “Bermain seperti biasa. Hanya nanti ada supervisi dari PT Liga. Waktunya juga PT Liga yang akan tentukan. Namun ada batas akhir pelaksanaan pertandingannya,” jelas Alfred.


Selain putusan tersebut, Komding juga menjatuhkan hukuman kepada Persis Solo dengan denda Rp 100 juta serta masing-masing denda senilai Rp 25 juta kepada Manajer Persis Totok Supriyanto dan Direktur Teknis, Hong Widodo. Selain itu teguran keras juga diberikan kepada panitia pelaksana PBFC. “Panpel harus lebih baik pada pertandingan ulang ini. Kami ingin Persis dikawal dengan baik dalam kedatangan dan kepulangannya,” pungkasnya.


Sementara itu, Presiden PBFC Nabil Husein, mengaku sudah menerima putusan tersebut. Hanya, melihat apa yang menjadi putusan, diakui Nabil keputusan itu cenderung merugikan mereka sebagai tuan rumah. “Banyak pendanaan yang harus kami keluarkan untuk melaksanakan pertandingan tersebut. Meski demikian, keputusan sudah dijatuhkan. Kami akan mematuhi apa yang sudah ditentukan,” tutur Nabil. (Ndy)