Kemenangan fantastis 6-0 atas Persis Solo di Stadion Segiri, Samarinda, Kamis (20/11) lalu melejitkan motivasi pemain Pusamania Borneo FC (PBFC). Berkat tiga poin dari laga tersebut, mereka menjaga peluang mewujudkan misinya lolos ke Indonesia Super League (ISL) musim depan.


Pada semifinal nanti, PBFC akan berhadapan dengan PSGC Ciamis. Laga di Stadion Gelora Delta Sidoarjo, 24 November nanti termasuk krusial, mengingat, sang pemenang dipastikan merengkuh tiket ke ISL.


Itu pula yang membuat PBFC memberi garansi tampil habis-habisan pada laga Senin (24/11) lusa. Bertolak dari Samarinda, kemarin pagi, skuad Pesut Etam memboyong 34 pemain, termasuk tujuh di antaranya merupakan pemain yang masih berstatus magang. "Kemungkinan menang pada pertandingan tersebut sangatlah besar. Kami ingin semua pemain bisa merasakan euforia tembus ke ISL musim depan," sumbar H. Nabil Husein Said Amin, presiden klub PBFC.


Beralasan jika Nabil bisa bertutur demikian. Sempat dibubarkan lantaran sudah pasti tidak lolos ke babak selanjutnya, skuad PSGC Ciamis harus kembali berkumpul lantaran mendapat “bonus” dari PT Liga Indonesia (LI), untuk menggantikan posisi PSS Sleman dan PSIS Semarang, yang didiskualifikasi karena aksi "sepak bola gajah".


"Jika lolos ke final, sebagai bentuk terimakasih kepada pemain, akan kami siapkan bonus berlipat lagi," tambahnya.


Disisi lain minimnya waktu PBFC mempersiapkan diri menghadapi pertandingan tersebut dianggap tidak menjadi masalah. Penampilan impresif pada laga terakhir, membuat pelatih Iwan Setiawan yakin timnya bisa meraih kemenangan di Sidoarjo. "Evaluasi pasti ada. Hanya, melihat singkatnya waktu yang dimiliki, saya harap para pemain bisa mempertahankan penampilan yang ada sekarang," jelasnya. (Kibo)