Sekitar 20 suporter Pusamania Borneo FC benar-benar membayar nazarnya dengan mencukur gundul rambutnya pada Sabtu (28/11) sebagai wujud keberhasilan Pusamania Borneo FC menjuarai Divisi Utama 2014.


Meski gagal menggelar acara gundul massal di stadion Segiri, Pusamania memilih menggunduli rambutnya di tukang pangkas rambut di sekitar stadion Segiri.


"Acara gundul rambut massal batal karena kami sibuk mempersiapkan konvoi menyambut pemain," kata Direktur Bisnis, Promosi dan Marketing (PBFC) Novi Umar.


Meski demikian, lanjut Novi, sekitar 20 Pusamania tetap membayar nazarnya dengan menggunduli rambut mereka sebelum konvoi dimulai.


"Tapi nazar menggundul rambut tetap dilakukan. Sekitar 20 Pusamania menggunduli rambutnya. Tapi gundulinnya di tukang pangkas rambut, nggak jadi massal di stadion," tambahnya.


Bukan hanya Pusamania, menurut Novi, manajer PBFC Tommy Ermanto Pasemah dan asisten manajer Dendri Dauri juga akan menggunduli kepala mereka.


"Dandri sudah mencukur gundul kepalanya tadi malam. Kalau Bang Tommy rencananya hari ini). Mungkin besok akan nambah lagi jumlah Pusamania yang akan menggunduli rambutnya," ujar Novi. (tribun)