Samarinda kini miliki klub sepak bola baru, namanya Pusamania Borneo Football Club. Atau biasa disapa, PBFC. Klub bentukkan kelompok suporter Pusamania itu memang berusia belia, tapi orang-orang dibalik pengurus klub berjuluk Pesut Etam itu bukanlah orang baru.


Beberapa nama pengurus PBFC adalah orang-orang dibalik suksesor Persisam Putra naik ke pentas Indonesia Super League (ISL). "Saya tahu benar siapa dibalik PBFC, selain Nabil Husein yang memang punya banyak koneksi di sepak bola Indonesia, orang-orang yang mengurus Persisam Putra saat masih di Divisi II hingga naik ke superliga juga sekarang ada di klub ini, kapasitas mereka tidak perlu diragukan," sahut Arief Yanto, pelatih kiper PBFC.


Pujian dari Arief Yanto bukan tak berbukti, sikap profesional PBFC juga membuat para pemain mereka betah. Salahsatunya, Danilo Fernando. Legiun asing asal Brazil itu secara terang-terangan mengaku profesionalnya manajemen Pesut Etam.


"Klub ini memang klub baru, tapi selama saya bermain di Indonesia, saya rasa Pusamania Borneo ini klub yang menerapkan segala sesuatu dengan profesional," ujarnya.


Sama halnya dengan Danilo Fernando. Usep Munandar, pemain kawakan yang kini menghuni barisan belakang PBFC juga mengaku sama. "Di ISL pun belum tentu semua melakukan hal ini," katanya seusai mengikuti sesi foto, pada Sabtu malam (5/4) lalu.


Disisi lain, Nabil Husein Said Amin, owner PBFC mengatakan dirinya memang sangat terobsesi untuk membentuk klub ini sebagai klub yang profesional. "Doakan saja semua berjalan dengan lancar," sahutnya.


Dari pemantauan mySAMARINDA. PBFC juga sangat mengandalkan sisi entertain dengan dukungan media dalam memberikan informasi kepada pendukungnya. Seperti yang mereka lakukan saat pertama kali perkenalan tim, launching dikemas semenarik mungkin.


Selain itu, beberapa laga ujicoba serta kegiatan tim dengan mudah ditemui di channel youtube resmi mereka, Pusamania TV. "Inilah hasil jika tim diisi anak-anak muda, Pusamania Borneo Football Club sangat sadar akan hal seperti ini, mereka coba membangun klub profesional dari timur Indonesia, kami dukung hal-hal seperti ini," puji Brili Sanjaya, dari akun twitter @GIBOLofficial.



Tak hanya itu, bahkan dalam beberapa musim kedepan, PBFC berencana mengubah markas mereka, Stadion Segiri Samarinda menjadi kandang layaknya stadion di Eropa. Terbaru, kabarnya ruang ganti pemain sudah mulai dipermak. Tak menutup kemungkinan ad-board rangka besi yang dipakai musim ini akan berganti LED Board musim depan, serta bangku cadangan yang akan dirubah agar lebih mewah.


"With Pusamania We Trust, Kami ingin semua merasakan kegembiraan terhadap apa yang dilakukan tim ini," tutup Nabil Husein Said Amin. (mySAMARINDA)