Kabar mengejutkan keluar dari mulut penyerang Pusamania Borneo Football Club (PBFC), Fernando Soler. Pemain berpaspor Argentina itu akhirnya membuat keputusan terkait masa depannya di lapangan hijau. Penyerang yang baru saja membawa PBFC promosi ke Indonesia Super League (ISL) 2015 itu memutuskan gantung sepatu sebagai pesepakbola profesional di usianya yang kini 36 tahun.


Soler, demikian dia akrab disapa, memilih melanjutkan masa depannya bukan lagi sebagai pesepak bola lagi melainkan berada di pinggir lapangan sebagai asisten pelatih. Sejak tahun 2010 dia ternyata telah memiliki lisensi kepelatihan A Conmebol.


Klub yang dibelanya saat ini, PBFC, menyambut baik keputusan itu. Dia bahkan ditawari kontrak sebagai asisten pelatih untuk membantu kerja pelatih kepala Arcan Iurie, yang juga baru saja bekerjasama dengan Pesut Etam. Proses penandatanganan kontrak mereka berdua dilakukan di Kantor PT Nahusam Pratama Indonesia, di Stadion Segiri, Samarinda, Minggu (7/12) sore.


"Rasanya masih bingung ya. Ini pertama kali kerja sebagai asisten pelatih bersama coach. Senang karena saya sudah tahu tim di sini. Senang bisa bantu pemain," kata Soler.


Alasan yang membuatnya memutuskan berhenti sebagai pemain bola dan memilih melanjutkan masa depannya sebagai asisten pelatih karena Soler sudah merasa cukup 17 tahun bermain sebagai pesepakbola profesional.


"Saya pikir sudah cukup sebagai pemain bola. Saya sudah kasih semua. Sekarang pikir untuk masa depan, untuk keluarga, karena susah sekali cari klub di usia saya saat ini sebagai pemain, dan PBFC memberi kesempatan itu," ujar Soler terbata-bata berbahasa Indonesia.


Soler mengaku keputusan menjadi pelatih sudah ada dibenaknya sejak lama. Bahkan musim sebelumnya dia sempat ditawari melatih Persebaya Surabaya namun tawaran itu ditolak.


"Ini ada kesempatan lagi dan saya putuskan cukup bermain bola. Sempat ditawari melatih di Surabaya tapi saya belum putuskan berhenti sebagai pemain bola," kata pria ramah senyum itu.


Selain itu, istri dan anak-anaknya juga sudah betah tinggal di Samarinda. Kini dijabatan barunya itu, Soler pun langsung memasang target. Dia ingin membawa PBFC menjuarai ISL. "Mudah-mudahan kerjasama ini berjalan baik. Mimpi baru ingin bawa PBFC juara sebagai asisten pelatih," katanya. (**)