Cara manajemen PT Nahusam Pratama Indonesia selaku badan hukum Pusamania Borneo FC (PBFC) membangun sepakbola kearah industri dan profesional sepertinya tak pernah habis. Terbaru, klub berjuluk Pesut Etam ini akan membangun museum yang akan digunakan sebagai wadah menyimpan pernah-pernik klub.


Meski baru berumur tak kurang dari satu tahun, tak susah bagi PBFC mengoleksi barang-barang mereka di museum. Apalagi mahkota juara Divisi Utama 2014 yang baru mereka raih menjadi daya tarik dan cerita tersendiri.


"Ada yang bilang kami bayi ajaib karena belum genap setahun berkiprah di sepakbola Indonesia sudah angkat piala. Biarkanlah cerita itu menjadi salahsatu daya tarik dari sebuah pernak-pernik yang kami simpan di museum nanti," ujar Novi Umar, Direktur Binis, Promosi dan Marketing PBFC.


Ditanya soal sejauh mana proses pembuatan museum PBFC yang bakal didirikan di Stadion Segiri itu, Novi menjelaskan pihaknya kini masih fokus mengumpulkan barang yang berhubungan dengan perjalanan menuju tangga juara musim 2014 kemarin.


"Jika semua sudah kami rasa cukup, baru kami akan pamerkan disebuah ruangan dan terus-terus akan bertambah seiring perjalanan PBFC mengukir sejarahnya," pungkasnya. (Kibo)