Kamis kemarin (18/12), Pusamania Borneo FC (PBFC) mendatangkan Diego Gama de Oliviera, pemain berpaspor Brazil eks bomber Hougang United itu pun langsung dibuat takjub dengan fanatiknya suporter calon klub anyarnya itu.


Seperti diketahui, ini kali pertama pemain setinggi 185 cm itu ke Indonesia. Sebelumnya dia lebih familiar dengan euforia sepak bola di Singapura yang masih dibawah Indonesia. "Sama seperti di Brazil, disini (Samarinda) juga kota sepakbola, mereka sangat ramah dengan saya," ujarnya.


Diego Gama sendiri tiba di ibukota Kalimantan Timur bersama Presiden Klub PBFC, H. Nabil Husein Said Amin, dari negeri singa, Singapura. Tak hanya mereka berdua, dalam rombongan juga terdapat dua Montenegro, Srdjan Lopicic dan Vladan Tatar. Kehadiran ketiga legiun asing itupun juga menjadi perhatian saat PBFC berujicoba dengan Pratama Yudha pada malam harinya.


Melihat reaksi Diego Gama tersebut, Nabil Husein tak terkejut, menurutnya wajar jika setiap pemain beranggapan demikian terhadap iklim sepak bola Samarinda. Apalagi, saat ini suporter mulai bertransisi mendukung keberadaan skuad Pesut Etam. "Fanatisme kita yang lama tidur, sekarang mulai bangkit lagi. Disaat bersamaan dia (Diego Gama) datang, jadi semakin klop," tuturnya.


Disinggung mengenai peluang Diego Gama mengisi lini depan klubnya, Nabil menerangkan keputusan tergantung dari hasil tes medis yang akan dilakukan dalam beberapa hari kedepan. Sebelumnya, PBFC juga melakukan tes medis terhadap tiga rekrutan anyar mereka, Viktor Pae, Fandi Mochtar dan Egi Melgiansyah. "Itu sudah jadi standar PBFC. Kami tidak ingin ambil resiko. Overall Diego sudah melihatkan kemampuan dia dalam latihan Jumat pagi, pelatih suka," pungkas Nabil. (Pace)