Pemusatan latihan Pusamania Borneo FC (PBFC) memasuki hari ke-4, batalnya ujicoba menghadapi Persiba Balikpapan, Senin mendatang coba dilupakan skuad Pesut Etam. Demi mendapatkan hasil maksimal soal fisik pemain, TC pun terus dilanjutkan. Dan pada Sabtu pagi dan sore (27/12) kemarin, PBFC kembali mengenjot fisik pemainnya di Pantai Kemala Balikpapan.


Tak kalah beratnya dibanding cross country (lari lintas alam) sehari sebelumnya, kali ini Srdjan Lopicic dkk kembali lari berpacu dengan waktu yang sudah ditentukan, berbagai rintangan susunan pipa paralon yang tingginya bervariasi untuk melakukan jumping start and run, serta meliuk diantara tiang-tiang juga harus mereka lalui. "Ayo lari ayooo, keluarkan keluarkan," teriak Dandri Dauri, manager PBFC, menyemangati pemainnya.


"Ya ini program berat juga friend, hampir sama dengan kemarin kita lari dibukit, tapi kami percaya ini semua untuk mereka juga, saya yakin dengan mereka mampu melewati semua ini, kondisi mereka pasti bagus," tambah Fernando Soler, Asisten Pelatih PBFC.


Duel sprint-sprint antar pemain dengan jarak 10 meter, 20 meter hingga 30 meter dengan susunan dua baris juga menjadi menu tambahan. Diluar itu pemain juga diajak berlari diatas pasir putih dengan estapet diakhiri lari panjang terbagi dari tiga kelompok.


Para pemain juga semakin terpacu, karena dalam latihan dua hari terakhir, Presiden Klub PBFC, Nabil Husein Said Amin, berada ditengah-tengah mereka. Diakhir latihan, jajaran manajemen dan pelatih PBFC mengapresiasi semangat skuad Pesut Etam. "Ayoooooo, kalau loyo tidak ada bonus," gurau Nabil


Beratnya latihan fisik yang diberikan pelatih kepala Arcan Iurie dan staf pelatih PBFC kepada skuad Pesut Etam pun tak menyurutkan niat penggawa PBFC berlatih keras. Bahkan mereka merasa tak terbebani dengan kondisi tersebut. Suasana santai diisi dengan saling canda namun serius menjadi kiatnya.


"Saya tidak mau banyak bicara lagi, saya sangat berterimakasih atas usaha kalian berlatih keras hari ini. Kami bangga dengan kalian," tutup Arcan Iurie diakhir latihan disambut tepok tangan para pemain. (**)