Ada yang menarik dari kompetisi pra-musim, Piala Wali Kota Padang 2015. Rilis yang dikeluarkan panitia pelaksana (panpel), menjelaskan sistim pertandingan ini mengadopsi peraturan pertandingan Liga Jepang. Setiap pertandingan tidak ada yang berakhir imbang. Hasil imbang dilanjutkan langsung dengan adu tendangan pinalti.


Namun, menariknya hasil imbang dalam waktu normal tetap diberikan poin 1, sedangkan pemenangnya dilakukan melalui adu tendangan pinalti, tetapi kemenangan dari sesi adu pinalti ini hanya memperoleh poin 2 bukan 3 poin seperti umumnya. Nilai kemenangan 3 poin diberikan jika menang dalam waktu normal 2 x 45 menit. (**)

Berikut detail peraturan khusus pertandingan Piala Walikota 2015 : 1. Peserta dibagi 2 Grup Grup A : PSP Padang (Indonesia) Persib Bandung (Indonesia) Pusamania Borneo FC (Indonesia) Grup B : Semen Padang (Indonesia) Persiba Balikpapan (Indonesia) Selangor FC (Malaysia) 2. Penggantian pemain sebanyak 7 kali 3. Urutan kedudukan klasemen grup ditentukan sebagai berikut : Jumlah poin yang dihasilkan dari pertandingan: - 3 poin : Jika menang dalam waktu normal 2 x 45 menit. - 2 poin : Jika menang melalui adu pinalti. - 1 poin : Jika imbang dalam waktu normal 2 x 45 menit. - 0 poin : Jika kalah dalam waktu normal. 4. Jika dua klub memiliki nilai sama maka urutan klasemen ditentukan oleh: - Head to head oleh kedua tim tersebut - Selisih gol - Gol produktifitas - Undian