Pusamania Borneo FC (PBFC) akan mengawali kiprahnya pada turnamen pra-musim bertajuk Piala Walikota Padang, 4-8 Januari 2015. Berada di Grup A bersama Persib Bandung dan tuan rumah PSP Padang, PBFC langsung patok target.


Manajemen berjuluk Pesut Etam ingin anak asuh Arcan Iurie bisa memberikan penampilan terbaik dalam turnamen ini. Selain itu, hasil terhadap apa yang mereka dapatkan dalam turnamen yang dulunya bernama Hasan Basri Durin Farewell Cup ini akan menjadi bahan evaluasi.


Dalam laga perdana, PBFC akan bertemu tuan rumah PSP Padang, meski berbeda kasta, kondisi ini tak lantas membuat Srdjan Lopicic dan kawan-kawan berleha-leha. Justru, PSP Padang yang tampil dihadapan pendukungnya sendiri akan menjadi ancaman.


“Tetap pada fokus dan konsentrasi. Saya ingin semua pemain bisa totalitas terhadap kerja dan tanggung jawab mereka diatas lapangan, jangan pandang remeh lawan dan yang terpenting jangan mau kalah,” cerca pelatih PBFC, Arcan Iurie kepada skuadnya.


"Kalau kita mau, fokus dan berani, semua pasti bisa. Kalau tidak, itu cuma buang-buang waktu," tambah pelatih berkebangsaan Moldova itu.


Sayang, laga yang akan digelar di Stadion H. Agus Salim Padang ini tak bisa dinikmati secara langsung pendukung Pesut Etam di Samarinda. Tak adanya siaran langsung dari stasiun televisi di Indonesia menjadi penyebabnya. Alhasil, perjuangan PBFC dalam kiprahnya di Padang tak bisa dipantau secara langsung suporter Pusamania.


“Kabar dari panpel awalnya memang ada rencana siaran langsung, tapi mungkin proses negosiasi mereka dengan beberapa stasiun tv tidak berjalan mulus dan akhirnya turnamen ini tidak bisa disiarkan langsung. Cuma yang di Samarinda bisa dengerin RRI Pro 1 97,6 Mhz, karena akan ada relay langsung RRI Samarinda dengan RRI di Padang sini,” sahut media officer PBFC, Fachrul B. Pratama.


Ketua panitia pelaksana Piala Walikota Padang, Ainul Ridha, juga menerangkan perihal tidak adanya siaran langsung tersebut. Dirinya juga membenarkan pihaknya telah berusaha berkomunikasi dengan beberapa stasiun televisi nasional.


“Sayang, hingga H-1, kami tidak mencapai kata sepakat dengan mereka (pihak televisi). Kami minta maaf kita tidak bisa memberikan layanan siaran langsung ini. Tapi semoga ada perubahan, sehingga laga final bisa tetap disiarkan,” sahut Ainul.


Turnamen ini terbagi dua grup, anak asuh Arcan Iurie berada di Grup A bersama tuan rumah PSP Padang dan Persib Bandung. Sedangkan di Grup B terdapat tiga tim lainnya, yakni Selangor FA (Malaysia), Persiba Balikpapan dan Semen Padang FC.


Laga perdana turnamen ini sudah dibuka pada Minggu sore kemarin (4/1) hingga 8 Januari mendatang. Hasilnya, Persiba Balikpapan diluar dugaan secara menyakinkan menang 1-0 atas Semen Padang. Sebelumnya, Persib Bandung juga memetik kemenangan 3-0 atas tuan rumah PSP Padang. Juara dimasing-masing grup akan melaju ke babak final. Sedangkan runner-up disetiap grup akan bertemu di perebutan tempat ketiga. (Abe)