Agenda latihan pasukan Pusamania Borneo Football Club (PBFC) di lokasi pemusatan latihan Taman Rekreasi Wiladatika, Cibubur, Jakarta terkendala hujan deras, Selasa (13/1) sore tadi. Memulai latihan sekitar pukul 16.21 WIB, langit memang sudah gelap tertutup awan mendung, Srdjan Lopicic dan kawan-kawan baru saja meminjakkan kaki diatas rumput hijau.


Tiba-tiba hujan deras turun, beberapa menit kemudian petir menyambar di atas kepala para pemain. Sontak suara geledek yang cukup kencang itu membuat para pemain yang belum genap 10 menit berada di lapangan tanpa dikomando membubarkan diri.


Ketika mendengar suara petir, sebagian besar dari mereka berlari berteduh di pinggir lapangan. Namun, ada juga yang tiarap sejenak mununggu suara petir selesai menggelegar lalu kemudian ikut berteduh di teras gedung aula Sarbini, Sudirman, dan Agus Salim, tepat sebelah lapangan.


Semua basah kuyup, pelatih Arcan Iurie pun akhirnya memutuskan untuk membubarkan agenda latihan sore itu karena cuaca yang tidak bersahabat. Jika dipaksakan dia khawatir akan membuat kondisi pemain tidak bagus untuk persiapan uji coba sehari besok. Selain itu, hujan yang turun juga menggangu program latihan yang akan diberikan karena lapangan becek.


"Semuanya basahkan, semunya semangat dan saya ucapkan terima kasih untuk semangatnya," ujar pelatih asal Moldova itu kepada para pemain di lokasi tempat mereka kumpul berteduh, teras gedung aula.


Usai menutup sesi latihan yang terpaksa batal terlaksana itu dengan doa bersama, para pemain dan seluruh oficial tim membubarkan diri berjalan kaki menuju tempat penginapan menerabas hujan. Rencananya, mereka dipersiapkan untuk laga uji coba besok melawan, Villa 2000 yang akan digelar pada Rabu sore (13/1) di markas klub Divisi Utama itu didaerah Pamulang. (endra)