Pusamania Borneo Football Club (PBFC) menaklukan Villa 2000 FA dalam laga uji coba di markas Villa 2000 FA di Pamulang, Tangerang Selatan, Rabu (14/1) sore. Pesut Etam mengkandaskan perlawanan The Black Orange (julukan Villa 2000) dengan skor menyakinkan 3-0.


Meski menang, pelatih PBFC Arcan Iurie masih merasa belum puas dengan penampilan anak asuhnya. Bahkan dua gol yang diciptakan oleh Diego Gama belum bisa menjawab kritik pedas yang selama ini ditujukan oleh pemain berpasport Brasil itu.


"Dari gol saya puas, tapi dari permainan masih belum. Kita lihat saja nanti dia pemain baru ke Indonesia, coba nanti kita maksimal Gama," ujar pelatih yang tahun ini berencana menjadi Warga Negara Indonesia (WNI) itu.


Penampilan Diego Gama selama ini memang diragukan banyak pihak. Dia dirasa tidak cocok tampil di Liga Indonesia. Puncaknya di Kompetisi Piala Wali Kota Padang baru-baru ini. Pemain yang pernah memperkuat klub Singapura Hougang United dinilai tampil buruk karena tidak bisa menciptakan gol di kompetisi resmi yang digelar.


Menurutnya Arcan Iurie, dari laga ujicoba melawan Villa 2000 banyak pelajaran yang bisa diambil. Dia melihat komunikasi antarlini masih dirasanya tidak ada. Kelemahan itu akan segera diperbaiki selama menjalani Pemusatan Latihan di Jakarta bulan ini.


“Secara hasil dan skor kami puas. Tapi ini tim tidak boleh larut. Masih perlu lebih dari sekarang lagi usaha mereka diatas lapangan, permainan kami harus istimewa, itu yang diinginkan banyak pihak termasuk suporter di Samarinda,” sahut Dandri Dauri, manager tim PBFC. (endra/*)