Ada hal yang berbeda dalam latihan Pusamania Borneo FC (PBFC) Jumat pagi (16/1) tadi. Aktifitas latihan skuad Pesut Etam yang biasanya serius berubah dalam balutan tawa. Penyebabnya adalah dikerjainya dua penggawa PBFC yakni Ali RIdho Al-Habsyi dan Afriandi.


Kedua pemain ini seperti diketahui sedang berulang tahun, Afriandi tepat berulang tahun pada 16 Januari, sedangkan Ali Al-Habsyi lebih cepat dua hari sebelumnya. “Habis dikerjain senior-senior saya di tim, jadi basah kuyup gini, tapi senang sih,” ujar Ali.


Senada dengan Ali, Afriandi yang merupakan jebolan Diklat Mandau sekaligus deretan pemain PBFC yang meraih gelar juara Divisi Utama 2014 lalu mengaku kaget dengan kejutan yang diberikan rekan setimnya.


“Sudah beberapa yang tahu saya ulang tahun, saya kira nggak bocor ke teman-teman yang lain, eh taunya tetap dikerjain. Saya senang dan jadi terharu dengan kejutan ini,” ungkap pria berkepala plontos ini.


Disisi lain, kedua pemain muda PBFC ini menerangkan ingin kembali membawa PBFC berprestasi seperti musim lalu. Terlebih apa yang dia rasakan selama hampir dua musim di Samarinda bersama skuad Pesut Etam jauh lebih dari yang dibayangkannya.


“Di PBFC luar biasa, semua tertata rapi, bisa ditanyakan langsung sama semua pemain. Dengan kondisi seperti ini, kami justru semakin terpacu memberikan penampilan terbaik,” pungkas Afriandi yang diamini Ali Al Habsyi. (Abe)