Seusai melakoni serangkaian ujicoba di Pulau Jawa dan Sumatera, pada awal Januari, sejak Minggu (25/1) kemarin Pusamania Borneo FC (PBFC) telah tiba di Samarinda.


Kerinduan suporter setia mereka melihat skuad Pesut Etam berlatih dirumah sendiri menjadi dasar utama kepulangan mereka. Padahal, seyogyanya pemusatan latihan yang mereka gelar baru berakhir pada 5 Februari mendatang.


"Jujur saja kami juga rindu dengan suporter di Samarinda. Jadi ketika ada saran yang disampaikan perwakilan suporter untuk kami agar berlatih di Samarinda, kami langsung merapatkanya dan memilih untuk pulang cepat," ujar Dandri Dauri, manager tim PBFC.


Ditanya perihal apakah ada agenda yang harus dikorbankan dengan perpindahan tempat pemusatan latihan diluar jadwal, Dandri menerangkan hal itu tak cukup berpengaruh dengan program latihan Saktiawan Sinaga dan kawan-kawan.


"Lagipula kami sudah beberapa kali menggelar ujicoba selama keluar Samarinda, ada lawan Persib, Semen Padang, PSP Padang, Villa 2000 bahkan Barito Putera, kami rasa itu sudah cukup, tinggal bagaimana nanti di Samarinda tim akan dipoles dimasa waktu persiapan," urai mantan ketua POBSI Samarinda itu.


PBFC sendiri sejak Selasa sore sudah menggelar latihan di Stadion Segiri Samarinda. Meski tak menggunakan seluruh lapangan, dan hanya menjaga kebugaran dengan memainkan area lapangan dibelakang gawang, namun anak asuh Arcan Iurie tampak menikmati latihan perdana mereka sepulang TC diluar daerah.


Kesempatan ini juga dimanfaatkan ratusan suporter Pusamania, mereka terlihat fokus mengamati dari tribun ekonomi saat Erick Weeks, Srdjan Lopicic, Okto Maniani, Saktiawan Sinaga dan Egi Melgiansyah berlatih.


"Ini adaptasi sebagian dari pemain terhadap euforia publik Samarinda, karena seperti yang kita tahu ada sebagian pemain yang baru bergabung. Selain itu, rencananya Kamis atau Jumat nanti ada agendakan ujicoba dengan klub lokal, bisa lawan PBFC U-21 atau klub internal dari PSSI Samarinda," pungkas Dandri. (Pace)