Pusamania Borneo FC (PBFC) mengelar laga ujicoba perdana mereka sepulang dari lawatan di Pulau Sumatera dan Jawa. Rabu (28/1) malam kemarin di Stadion Segiri Samarinda mereka menghadapi klub internal PSSI Samarinda, PS. Unmul. Hasilnya, Pesut Etam menang menyakinkan 7-0.


Jalannya laga sendiri berlangsung kurang berimbang, pasalnya setelah wasit M Kusni meniupkan tanda dimulainya pertandingan, anak asuh Arcan Iurie langsung tampil menekan. Alhasil, PBFC sudah unggul lebih dahulu melalui sundulan kepala Ahmad Hisyam Tolle memanfaatkan tendangan bebas Srdjan Lopicic saat waktu memasuki menit ke-6.


Tak berselang lama, PBFC hampir memperlebar jarak, sayang tandukan Srdjan Lopicic hasil umpan terukur Okto Maniani yang menusuk dari sisi kanan pertahanan Unmul tak berbuah gol. Bola tipis menyamping disisi gawang Unmul. Pada menit ke-16, Erick Weeks Lewis nyaris mencatatkan namanya dipapan skor, sayang bola hasil sepakannya bergulir pelan di sisi gawang Unmul.


Gencar melakukan serangan, PBFC akhirnya merubah kedudukan menjadi 2-0 setelah Fandi Ahma sukses konversi crossing sempurna dari Srdjan Lopicic melalui tendangan sudut pada menit ke-27. Tiga menit berselang, tendangan keras Erick Weeks masih berhasil ditepis kiper Unmul dan hanya menghasilkan tendangan sudut.


DImenit ke-32, penetrasi Fandi Ahmad didalam kotak penalti, memaksa pertahanan Unmul menjatuhkan pemain putra daerah itu. Dan Srdjan Lopicic sukses menjadi eksekutor dari titik putih. 3-0 PBFC unggul.


Tekanan demi tekanan yang dilakukan PBFC rupanya membuat Unmul frustasi. Puncaknya terjadi saat Dolly, pemain bertahan Unmul melakukan gol bunuh diri akibat gagal membaca umpan Viktor Pae di menit ke-43. Hingga babak pertama berakhir, PBFC unggul 4-0 atas tim tamu.


Memasuki babak kedua, PBFC semakin dominan dengan tambahan tiga gol. Diawali oleh tendangan spekulasi Viktor Pae di menit ke-63 yang gagal diantisipasi kiper Unmul.


Dilanjutkan gol kedua Srdjan Lopicic memanfaatkan umpan cantik Ade Jantra pada menit ke-76 merubah kedudukan menjadi 6-0. PBFC akhirnya menutup skor akhir melalui kaki Basri Lohy yang menghujam keras gawang Unmul sekaligus mengakhiri laga dengan kemenangan telak 7-0.


Seusai pertandingan, pembina PS Unmul, Deni Setiabudi mengaku tak terlalu kecewa dengan kekalahan yang dialami timnya. Pasalnya beda kasta antar keduanya membuat skor bukanlah hasil akhir dari laga ujicoba ini.


“Kami justru berterimakasih atas ajakan ujicoba dari PBFC. Ini bagus untuk meningkatkan mental bertanding dan menambah jam terbang anak-anak kami yang masih berusia muda. Apalagi kedepan kami akan terjun di POMNAS 2015 di Aceh,” tuturnya.


Disisi lain, manager PBFC, Dandri Dauri mengaku skor telak yang berhasil ditorehkan anak asuhnya bukanlah tujuan utama. Setelah laga ini, PBFC dijadwalkan akan kembali berujicoba menghadapi juniornya, PBFC U-21 di Stadion Segiri Samarinda, pada Sabtu malam (31/1).


“Tapi yang terpenting saya lihat ada perkembangan dari pemain, soal pemahaman skema bertanding, terutama soal atmosfer bertanding dihadapan pendukung sendiri, karena saya tidak ingin mereka nanti demam panggung saat kompetisi dimulai,” sahut mantan ketua POBSI Samarinda itu. (Katams)