Suasana latihan Pusamania Borneo FC (PBFC) di Stadion Segiri Samarinda, Kamis pagi tampak berbeda dari biasa. Pasalnya, jelang memulai latihan, ratusan anak-anak dari taman kanak-kanak (TK) Al-Kautsar Samarinda menyambangi markas mereka.


Dalam kunjungan tersebut, penggawa Pesut Etam tampak ceria membaur ditengah kerumunan para murid. Tak ketinggalan tiga legiun asing PBFC, Srdjan Lopicic, Erick Weeks dan Martin Kovachev tampak menikmati kebersamaan ditengah hiruk pikuk anak usia dini tersebut, “Rame sekali, saya suka,” kata Martin Kovachev.


Kesempatan ini juga digunakan para murid untuk foto bersama sembari berjabat tangan. Beberapa orang tua murid juga berusaha mengabadikan kesempatan langka itu mengunakan kamera ponsel pribadi mereka. “Kapan lagi nih bisa bertemu langsung sedekat ini dengan pemain-pemain, biasanya saya dan anak cuma bisa nonton dari atas tribun,” sahut salahsatu orang tua murid.


Kepala sekolah TK Al-Kautsar, Ma’riatul Kibtiah menerangkan kedatangan anak didiknya disela latihan Srdjan Lopicic dan kawan-kawan untuk mengenalkan lebih jauh kepada para murid tentang keberadaan tim sepak bola kebanggaan masyarakat Samarinda.


“Kedatangan kami untuk mengenalkan kepada anak-anak terhadap olahraga khususnya sepak bola. Sekaligus memberitahu bahwa kota Samarinda juga memiliki tim juara,,” tutur Ma’riatul. “Apalagi beberapa waktu lalu saya dengar PBFC juga punya program goes to school, itu sangat bagus, kami berharap sekolah kami juga bisa masuk dalam agenda PBFC di musim ini,” tambahnya.


Sementara itu, Dandri Dauri manager PBFC mengaku senang dengan kunjungan ratusan siswa/siswi TK Al-Kautsar. Diharapkan dengan bertatap muka secara langsung, bisa melecut semangat anak-anak berusia dini itu mengembangkan potensi olahraga di daerah. “Harapan saya, semoga anak-anak disini ada yang jadi pemain PBFC selanjutnya. Hayo siapa yang mau jadi pemain bola,” tanya Dandri kepada para murid. “Saya-saya,” jawab para siswa/siswi. (Pace)