Untuk pertama kalinya seusai naik meja operasi, Hamka Hamzah akhirnya bergabung dalam latihan Pusamania Borneo FC (PBFC) di Stadion Segiri Samarinda, Senin (9/2) sore. Dalam latihan tersebut, Hamka tak langsung bergabung dengan pemain lain melahap menu yang sudah disusun pelatih Arcan Iurie. Namun, pemain bernomor punggung 23 itu berlatih terpisah.


Didampingi Muhammad Zikra selaku fisioterapis pribadinya Hamka Hamzah dipandu untuk melakukan terapi pemulihan diatas rumput hijau tanpa bola. "Progress penyembuhan Hamka Hamzah ditangani serius, dan saya selalu berkomunikasi dengan fisio pribadinya. Alhamdulilah, prosesnya pemulihan terus membaik," urai fisioterapis PBFC, Zulhamsyah Zein.


Hamka sendiri baru tiba pada Senin sore kemarin dari Jakarta. Dijelaskan Dandri Dauri, kedatangan Hamka diharapkan bisa menambah motivasi skuad Pesut Etam. Pasalnya dengan pengalaman segudang Hamka Hamzah, otomatis kehadirannya ditengah suasana latihan PBFC bisa menjadi pelecut semangat.


"Yang kami bangun kekompakan tim, datangnya Hamka Hamzah tentu menambah suasana semakin positif. Terlebih dengan kepribadian Hamka sebagai pemimpin tentu sangat bagus," tutur Dandri.


Disisi lain, badai cedera yang beberapa minggu terakhir melanda PBFC, perlahan mulai kembali komplit. Jika sebelumnya, Ali Ridho Al-Habsyi, Viktor Pae, Febri Setiadi Hamzah, Zulvin Zamrun dan Martin Kovachev silih berganti dilanda cedera.


Senin kemarin tampak hanya Martin Kovachev yang belum bisa bergabung. Pemain asing asal Bulgaria itu harus berlatih terpisah didampingi fisioterapis PBFC, Zulhamsyah Zein.


Diungkapkan Zul, cedera pemain bertinggi 192 cm itu memang memakan waktu cukup lama untuk pemulihan. Meski tak parah, namun jika tetap dipaksakan berlatih dengan mengikuti program yang diberikan pelatih, dirinya khawatir jika cedera tersebut akan semakin parah. "Untuk itu saya menyarankan dia berlatih terpisah, nanti kalau benar-benar sembuh total baru bisa bergabung," ujar lulusan terbaik klinik Physiopreneur itu. (Pace)