Jelang kompetisi Indonesia Super League 2015, Pusamania Borneo FC terus mempersiapkan berbagai persiapan. Diluar tim, PT Nahusam Pratama Indonesia (NPI) selaku badan hukum PBFC juga telah membentuk panitia pelaksana pertandingan kandang skuad Pesut Etam.


Alhasil, CPM Hermanto kembali ditunjuk menjadi ketua Panpel PBFC untuk musim ISL 2015 nanti. Dalam pelaksanaannya, CPM Hermanto didampingi Gatot Susilo selaku sektraris panpel.


"Alhamdulillah ketua panpel sudah kami pilih, dalam waktu seminggu ini susunan kepengurusan panpel dalam minggu ini juga tersusun," ujar Dirut PT NPI, Abdul Bari Al-Katiri.


Dijelaskan Bari, untuk ISL musim 2015 ada penambahan divisi baru yang akan memantau kinerja panpel PBFC ISL 2015. Yakni pembentukan tim supervisi yang diisi jajaran staf PT NPI.


"Mereka nantinya akan turut mengawasi kinerja panpel, karena kami ingin segala pendapatan dari laga kandang akan lebih optimal, jadi kami harap dengan adanya tim supervisi ini kebocoran tiket tidak terjadi," jelasnya.


Disinggung soal tiket laga kandang PBFC, Abdul Bari Al-Katiri mengatakan pihaknya berencana memakai sistem fluktuatif soal harga tiket masuk. "Bisa saja harga normal akan diturunkan jika musuhnya tim papan bawah, dan sebaliknya jika lawan yang dihadapi tim-tim besar. Dan pemegang KTA Pusamania sudah kami tentukan bakal mendapat harga diskon berbeda dengan penonton umum," tutur Bari.


Disisi lain, Abe Hedly Sundana, media officer PBFC menerangkan untuk para pewarta yang ingin meliput laga kandang PBFC sudah bisa melakukan pendaftaran sejak Senin (9/2) kemarin.


Adapun persyaratan untuk peliputan PBFC, setiap media hanya diberikan jatah masing-masing satu wartawan tulis dan satu fotograper disertai surat tugas dari perusahaan cetak maupun elektronik. "Kami harap semua persyaratan dilengkapi, karena jika kurang satu berkas saja, dengam terpaksa kami tidak proses untuk diteruskan kepada bagian pengesahan," kata Abe.


Selain itu, Abe menambahkan khusus media televisi, untuk ISL 2015 akan lebih diperketat penempatan posisi pengambilan gambarnya, jika sebelumnya pengambilan gambar berada dibawah tribun media (Tribun VVIP), kedepannya panpel PBFC akan menyediakan dua pilihan yakni tribun ujung kiri dan kanan tribun VIP atau dikedua sisi belakang gawang.


"Ini sudah aturan dari PT Liga. Tapi dengan catatan jika laga PBFC di siarkan langsung. Tapi saya pikir rule ini tidak bakal jadi masalah dan bisa dipahami teman-teman media kok," pungkasnya. (Pace)