Pusamania Borneo FC (PBFC) kembali melakukan gebrakan dalam pengelolaan klub sepak bola profesional di Indonesia. Jika musim lalu mereka sukses menjadi klub yang disorot karena locker room setara klub di Eropa, musim ini kebiasaan klub-klub di belahan benua biru kembali mereka adopsi.


Untuk itu mereka tengah menyiapkan setelan jas resmi pemain. Jas khusus bermotif sarung Samarinda ini akan digunakan saat PBFC melakoni pertandingan tandang maupun kandang, pemain pun wajib mengenakannya setelan jas sejak mulai dari hotel tempat mereka menginap hingga memasuki kamar ganti.


"Tradisi ini jarang dilakukan klub-klub di Indonesia, soal alasan panas dan lain-lain, kami pikir itu sudah tidak berlaku lagi. Buktinya kemarin klub-klub Eropa bermain di GBK Jakarta, mereka tetap pakai setelan rapi dengan jas-jas seusai identitas klub mereka," ujar CEO PBFC, Abdul Bari Al-Katiri.


Jas PBFC ini dibuat khusus desainer ternama Kaltim, Anas Maghfur. Menurut pria yang memiliki brand Aemtobe itu Pusamania Borneo FC bakal menjadi duta pelestari budaya Samarinda, pasalnya jas yang akan mereka pakai nantinya bernuansa lokal.


"Kami tertarik menjadi sponsorship PBFC karena mereka memiliki kesamaan soal visi misi memajukan potensi lokal seperti kami. Selain itu ini menjadi bukti bahwa Aemtobe juga mendukung keberadaan klub asli Samarinda," sahut Anas Maghfur.


Sementara itu, Chief Marketing PBFC, Novi Umar menerangkan kerjasama semusim kedepan antara mereka dengan Aemtobe, tak hanya sebatas endorsemen jas pemain, namun Aemtobe juga memiliki komitmen menyuplai pakaian kerja karyawan PT Nahusam Pratama Indonesia. "Kami mengapresiasi dukungan nyata dari pengusaha lokal yang ada di Samarinda untuk PBFC, semoga apa yang dilakukan teman-teman Aemtobe juga menggerakan perusahaan lokal lain di Samarinda," paparnya. (Kibo)