Kampiun Divisi Utama 2014 sekaligus satu-satunya klub promosi di pentas Indonesia Super League (ISL) 2015, Pusamania Borneo FC (PBFC) menerangkan akan segera melengkapi kelengkapan yang diminta Badan Olahraga Profesional Indonesia (BOPI) perihal aspek profesional yang diminta.


Dalam rilisnya, BOPI menerangkan bahwa klub berjuluk Pesut Etam itu belum menyerahkan laporan keuangan, laporan pajak, kontrak pemain dan pelatih, pembinaan usia muda serta kegiatan sosial.


Media officer PBFC, Abe Hedly menerangkan saat ini PT Nahusam Pratama Indonesia selaku badan hukum PBFC tengah menyiapkan kekurangan tersebut. Dijelaskannya, dari list yang harus dilengkapi, tidak ada yang dinilai pihaknya memberatkan. Bahkan, terkait laporan keuangan dan kontrak kontrak pemain dan pelatih, PBFC menegaskan hal itu sudah beres sejak awal tahun lalu.


"Hanya saja kami melaporkan kepada PT LI, bukan BOPI, karena afliasinya klub bukan ke BOPI, karena BOPI tidak ada afliasinya dengan PSSI maupun FIFA. Tapi kalau memang diminta tetap melaporkan, ya kami tidak masalah," ujarnya.


Begitu pula dengan laporan pajak, pembinaan usia dini dan kegiatan sosial PBFC siap melengkapi. Seperti diketahui, PBFC sejak musim lalu telah memiliki akademi pembinaan usia dini dan Pusamania Foundation untuk mengakomodir kegiatan sosial.


"Jika laporan kegiatan sosial ini perlu juga dilaporkan sebagai aspek penilaian klub profesional, kami siap, tinggal kirim, kami punya arsipnya dan tersusun rapi, semoga ini tidak dinilai pamer," tambah Abe sembari tersenyum.


Terpisah, Nabil Husein Said Amin, Presiden PBFC menerangkan mendukung kebijakan Menpora yang ingin membuat profesional klub-klub di Indonesia. Namun, pria termuda yang memiliki klub profesional di Indonesia itu mengingatkan kebijakan yang didengungkan harus benar-benar bersih dari kepentingan kelompok tertentu.


"Kalau mau lebih profesional, ayo sama-sama, selagi itu demi kemajuan sepak bola tanah air kami dukung dan jangan panas-panas diawal saja. Tapi intinya kebijakan-kebijakan menuju profesionalnya jangan sampai merugikan klub," bebernya. (Pace)