Ancaman denda Rp 5 juta bagi pemain Pusamania Borneo Football Club (PBFC) yang telat mengikuti latihan perdana selepas libur tampaknya efektif. Alhasil, seluruh skuad Pesut Etam hadir di Stadion Segiri Samarinda, Rabu sore (25/2).


Seperti diberitakan sebelumnya, PBFC menerapkan hukuman berupa uang bagi pemain mereka yang mangkir latihan perdana. Tak hanya itu, berat badan Okto Maniani dan kawan-kawan juga tetap dituntut bugar.


Pasalnya, jika naik sekilo, denda Rp 1 juta pun menanti. "Kami mengapresiasi tidak ada satupun pemain yang mangkir latihan, begitu juga dengan kebugaran mereka, semua normal seperti awal,” ujar Dandri Dauri, manager PBFC.


Dalam daftar pemain yang hadir, semua pemain terkecuali Hamka Hamzah yang masih dibekap cedera dan masih menjalani terapi di Jakarta, memulai latihan pukul 15.30 wita. Didampingi langsung pelatih Arcan Iurie, suasana latihan tampak santai namun serius.


Diawali dengan peregangan otot, skuad Pesut Etam lalu melakukan lari mengitari sisi lapangan sebanyak 10 putaran. Setelah itu, mereka langsung ditempa dengan beban lebih berat berlari dengan berbagai variasi di pasir yang terdapat disisi lintasan Stadion Sempaja.


Disinggung soal perihal kesiapan, meski jadwal kick-off ISL baru diputar 4 April mendatang sesuai rilisan PT LI, PBFC dijelaskan Dandri Dauri tetap akan mempersiapkan tim dengan serius. “Kami masih menunggu kabar dari delegasi kami di Jakarta perihal kompetisi pra-musim yang ingin digagas PT LI. Meskipun itu nanti gagal digelar, kami akan bicarakan lagi program yang diinginkan pelatih, termasuk mempertimbangkan tawaran ujicoba,” pungkas DD. (Kibo)