ditengah persiapan Pusamania Borneo FC (PBFC) berlaga di pentas Indonesia Super League (ISL) 2015, awal April mendatang, skuad Pesut Etam dihadang persoalan dengan susahnya mereka mendapatkan fasilitas berlatih.


Perawatan lapangan Stadion Segiri Samarinda menjadi penyebabnya. Jika selama ini, anak asuh Arcan Iurie kerap berlatih di stadion bertajuk Theatre Of Hell itu, namun perawatan ini memaksa mereka hijrah ke Stadion Sempaja.


Sayang, kondisi stadion yang sempat menjadi markas Persisam Putra era Aidil Fitri itu, saat ini kondisinya jauh dari layak. Rumput lapangan yang gundul, kondisi tanah yang keras hingga banyaknya pasir dipermukaan membuat pemain rentan terkena cedera. "Kondisinya jauh dari kata layak. Jika dipaksakan Kami khawatir ini akan berdampak serius dengan pemain kami," ujar Dandri Dauri, manager tim PBFC.


Dijelaskan pria yang akrab disapa bung DD ini, dirinya kecewa terhadap pengelola Stadion Sempaja yang tak merawat stadion yang pernah dipuji eks Ketum PSSI, Agum Gumelar itu.


"Jujur saja, pengelola Stadion Sempaja hanya pintar menyewakan tapi tidak pandai merawat, inilah penyebab kenapa lapangan ini tidak layak lagi. Seharusnya mereka menyewakan kepada pihak yang tepat yang juga bisa turut merawat," ungkapnya. (Pace)