Sehari setelah melakukan ujicoba menghadapi PSM Makassar, Rabu sore (4/3) lalu, Pusamania Borneo FC (PBFC) langsung bertolak menuju Kota Kediri, Jawa Timur, guna melakoni laga pra-musim melawan Persik Kediri.


Keberangkatan dimulai pukul 11.00 WITA dari Bandara Sultan Hasanuddin Makassar, skuad Pesut Etam menempuh perjalanan udara dan darat via Bandara Juanda Surabaya hingga akhirnya Okto Maniani dan kawan-kawan tiba pukul 20.30 WIB di Kediri. "Lama juga, kurang lebih 9 jam, lumayan panjang," urai seorang pemain PBFC.


Lamanya jarak tempuh, rupanya disiasati skuad Pesut Etam dengan melakukan berbagai tingkah laku yang mengundang tawa. Dimulai dari saling mengerjai sesama rekan pemain dan official tim, hingga melakukan joget dangdut pallapa diatas bis pemain. Bahkan Presiden PBFC, H. Nabil Husein Said Amin juga masuk dalam daftar orang yang 'usil' didalam bus. "Kalau bercanda seperti ini, capeknya gak kerasa, ketawa-ketawa gini enjoy," jawabnya.


Jumat pagi (6/3), rencananya PBFC dijadwalkan akan menjajal Stadion Brawijaya Kediri untuk berlatih. Laga persahabatan melawan Persik Kediri sendiri digelar pada Minggu (5/3). "Awalnya memang Sabtu 7 Maret, cuma Persik menyarankan tanggal 8 Maret saja, setelah kami diskusikan, tidak masalah kami sepakat mundur sehari," ujarnya.


Dalam masa persiapan ujicoba kedua pra-musim di Kediri, selain membawa 22 pemain, beberapa pemain yang di Samarinda yang tak dibawa ke Makassar juga diminta untuk menyusul. Total PBFC membawa seluruh pemain ke Kediri. "Ya mereka kami berangkatkan, biar mereka bisa ikut program latihan langsung dari arahan pelatih kepala," pungkas Nabil. (Pace)