Animo pendukung setia Pusamania Borneo FC (PBFC) untuk mendapatkan jersey tim kebanggaannya untuk musim Indonesia Super League (ISL) 2015 terus meningkat jelang bergulirnya kompetisi sepak bola terakbar di Indonesia itu.


Bahkan, Minggu (15/3), distro Pusamania yang terletak di komplek Stadion Segiri Samarinda, mengaku kehabisan stok jersey authentic version. Beberapa calon pembeli yang ingin mendapatkan jersey PBFC pun terpaksa harus gigit jari.


Hal itu juga dibenarkan Direktur Bisnis, Promosi dan Marketing PBFC, Muhammad Novi Umar. "Ya betul, kami untuk sementara ini kehabisan stok jersey authentic, tapi untuk jersey replika version sama stadium version stoknya masih tersedia kok," ujarnya.


Dijelaskan Novi, saat ini pihaknya sudah berkoordinasi dengan penyedia apparel PBFC agar segera mengirim stok jersey agar kelangkaan yang terjadi saat ini bisa segera teratasi. "Insyaallah mungkin dalam minggu depan sudah ready lagi," sahutnya.


Jersey PBFC olahan Salvo Sports Apparel semakin melejit namanya setelah beberapa waktu lalu disorot dunia akibat isu gender yang terselip di intruksi pencucian di label mereka. Dalam kasus tersebut, Salvo Sport langsung bergerak cepat dengan meluruskan opini yang berkembang serta meminta maaf atas munculnya multi-interprestasi di tengah masyarakat dunia.


Tak hanya meminta maaf, Salvo bahkan berjanji mengganti redaksional dalam washinglabel di jersey PBFC selambat-lambatnya sebelum kickoff ISL 2015 dimulai pada 4 April mendatang. "Soal urusan itu, bukan domain kami untuk berkomentar, namun jika memang diperlukan kami siap untuk melindungi sponsor kami. yang jelas jalinan kerjasama PBFC dan Salvo terus berjalan dan kami berharap ada hikmah positif dibalik persoalan ini," pungkas Novi. (Abe)